Laga Timnas Indonesia vs Turkmenistan bakal berlangsung dalam waktu dekat tepatnya Jumat (8/9/2023) mendatang.
Meski laga belum dimulai, Timnas Indonesia ternyata dibuat pusing lantaran salah satu stiker yang bakal dibawa ke laga kontra Turkmenistan, Dimas Drajad kini tengah mengalami cedera.
Kemungkinan Dimas Drajad absen dari laga Timnas Indonesia kontra Turkmenistan tentu menjadi PR untuk staf pelatih Timnas Indonesia karena butuh penyerang dengan kualitas seperti Dimas Drajad untuk penggantinya.
Lalu, siapa saja pemain yang berpotensi menjadi pengganti Dimas Drajad? Dikutip dari bolatimes.com (jaringan Suara.com), berikut tiga penyerang yang menjadi opsi pengganti Dimas Drajad yakni, Ezra Walian, Ricky Cawor, dan Yandi Sofyan.
1. Yandi Sofyan
Pemain berusia 31 tahun ini memang berstatus sebagai pelapis Dimas Drajad di lini depan Persikabo 1973, tapi penampilan Yandi cukup menjanjikan musim ini.
Yandi mampu mencetak empat gol dari 9 pertandingan di LIga 1 musim ini. Yandi juga punya pengalaman bermain di Timnas Indonesia sehingga layak dicoba menggantikan Dimas Drajad.
2. Ezra Walian
Sudah lama sejak Ezra dipanggil memperkuat Timnas Indonesia. Ia terakhir kali dipanggil oleh Shin Tae-yong pada gelaran Piala AFF 2020.
Baca Juga: Duo Kembar Sayuri, Dimas Drajad Hingga Shayne Pattynama Dicoret Shin Tae-yong dari Timnas Indonesia
Ezra sebetulnya tampil cukup konsisten bersama Persib Bandung. Di musim ini, ia sudah mencetak satu gol dari 10 pertandingan.
Postur tubuh dan gaya bermain Ezra pun tidak jauh berbeda dengan Dimas. Ia rajin turun ke tengah untuk menjemput bola dan bisa mengalirkan bola.
3. Ricky Cawor
Bukan nama yang umum terdengar tapi penampilan Ricky Cawor musim ini bersama PSS Sleman mencuri perhatian. Ia sudah mencetak 4 gol dan satu assist dari 10 pertandingan.
Pemain kelahiran Merauke 25 tahun lalu itu bisa menjadi opsi untuk menggantikan Dimas Drajad. Nama baru juga akan bagus untuk opsi Timnas Indonesia ke depan.
Berita Terkait
-
Duo Kembar Sayuri, Dimas Drajad Hingga Shayne Pattynama Dicoret Shin Tae-yong dari Timnas Indonesia
-
Pemain Timnas Indonesia Diprediksi Bobol Gawang Turkmenistan, Ada Dimas Drajad dan Marc Klok
-
Media Taiwan Ketar-ketir dengan Timnas Indonesia U-23, Skuad Diperkuat Pemain Top Lokal dan Abroad
-
Lama Diparkir, Apa Alasan Egy Maulana Vikri Kembali Dipanggil Shin Tae-yong ke Timnas Indonesia?
-
Media Vietnam Soroti 3 Pemain Timnas Indonesia U-23 yang Disanksi Ikut Berlaga di Kualifikasi Piala Asia U-23 2024
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
Terkini
-
Puji Lamine Yamal, Hansi Flick: Semua Orang Tahu Kualitasnya
-
Arne Slot Puas Liverpool Hajar West Ham, tapi Bukan Performa Terbaik Musim Ini
-
Hasil Akhir: Gol Telat Roman Paparyha Bawa Persis Solo Menang Dramatis
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Jadwal Imsak Jakarta 2 Maret 2026: Waktu Sahur, Sholat & Doa Puasa Ramadan
-
Jadwal Imsak Bandar Lampung 2 Maret 2026 Lengkap dengan Niat Puasa Ramadan
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
Jadwal Imsak Palembang 2 Maret 2026: Waktu Sholat Lengkap & Doa Niat Puasa Ramadan
-
Sejarah Bendera Merah di Masjid Jamkaran: Dari Balas Dendam Soleimani hingga Khamenei
-
Ayatollah Ali Khamenei Gugur, Ahlulbait Indonesia Gelar Doa 7 Hari: Perlawanan Tak Padam