Putri Gus Dur, Zannuba Ariffah Chafsoh atau akrab disapa Yenny Wahid baru-baru ini bertemu dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.
Pertemuan mereka nampaknya mencerminkan sebuah kode besar untuk Pilpres 2024. Yenny Wahid dan Prabowo terlihat begitu dekat
Prabowo mengakui bahwa dirinya terkesan dengan kepemimpinan atau leadership Presiden ke-4 RI K.H. Abdurrahman Wahid (Gus Dur).
“Saya terkesan dengan contoh dan leadership beliau,” kata Prabowo usai pertemuan dengan putri Gus Dur.
Prabowo mengatakan Gus Dur merupakan sosok dengan pemikiran cemerlang. Menurutnya, Gus Dur memiliki pemikiran yang jauh ke depan.
“Yang saya kenal Gus Dur itu pemikirannya jauh ke depan, kita sendiri kadang-kadang tidak mengerti apa maksud Gus Dur,” kata Prabowo.
Dia pun menyebut Gus Dur sebagai pribadi yang toleran. Hal itu, kata Prabowo, tampak dari jalinan hubungan Gus Dur dengan berbagai kelompok agama, ras, maupun etnis.
“Kalau saya keliling dunia, yang sangat dikenang di mana-mana adalah antara lain ya Gus Dur. Walaupun beliau presiden sebentar, tapi beliau dikenal karena itu, toleransinya. Beliau pemimpin umat Islam, tapi selalu ‘welcome’, selalu membangun komunikasi sama semua pihak,” kata dia.
Bakal calon presiden 2024 itu pun mengatakan bahwa dirinya memiliki hubungan yang cukup lama dengan keluarga Gus Dur.
Baca Juga: Benarkah Prabowo Subianto Rela Lepas Kewarganegaraan Demi Selamatkan Diri?
"Sebagaimana kalian ketahui, hubungan saya sudah cukup lama dengan keluarga Gus Dur. Puluhan tahun, sejak saya masih remaja, sekarang sudah agak remaja kira-kira. Jadi, hubungannya lama sebelum beliau presiden, selama jadi presiden, dan sesudah jadi presiden," kata Prabowo.
Menteri Pertahanan tersebut turut menyebut hubungannya dengan keluarga Gus Dur tetap terjalin dengan baik hingga kini.
"Hubungannya masih sangat baik dan tentunya kita berhubungan terus, tukar pikiran, tentang masalah-masalah bangsa dan negara, dan umat," ucap Prabowo.
Pada kesempatan itu, Prabowo menerima kunjungan istri Gus Dur, Sinta Nuriyah dan putrinya Yenny Wahid. Pantauan ANTARA di lokasi, Yenny datang lebih dahulu pada pukul 17.07 WIB dan disusul oleh Sinta pada pukul 18.00 WIB.
Prabowo mengatakan kunjungan Sinta Nuriyah sangat mendadak. Ia mengaku mendapat kehormatan untuk menerima kunjungan dari Sinta dan Yenny Wahid.
"Sore hari ini, saya dapat kehormatan kunjungan Mbak Yenny Wahid dan ternyata juga mendadak ibunya hadir untuk menjemput," kata Prabowo. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan