Nikita Mirzani mengaku senang dengan ditangkapnya 'sang musuh', Dito Mahendra, yang sebelumnya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) oleh pihak kepolisian.
Nikita Mirzani bahkan mengungkapkan bahwa kekasih penyanyi Nindy Ayunda itu ditangkap di Bali, pagi tadi.
"Senang, happy. Mungkin gue orang pertama yang tahu dia diambil (ditangkap--red) dari Bali tadi Subuh," ujar Nikita Mirzani ditemui di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (8/9/2023).
"Gue sebetulnya sudah tahu dari 1,5 bulan lalu Dito sudah ada di Bali. Tapi biaran aja orang yang kerja, ngapain gue harus kasih tahu."
"Tapi lama-lama akhirnya dapat juga. Gue tahu Dito di Bali, dia ke Batam dulu baru ke Bali," ungkapnya.
Saat disinggung mengenai sosok yang memberikan informasi soal keberadaan Dito Mahendra di Bali, Nikita Mirzani enggan mengungkapnya.
"Ada lah," tuturnya sembari tertawa.
Lebih jauh, Nikita Mirzani mengaku berencana ingin hadir saat konferensi pers kepolisian terkait kasus Dito Mahendra.
Sebab, ia ingin bertemu langsung dengan Dito Mahendra. Nikita Mirzani menyebut dirinya cuma tahu sosok Dito dari foto saja.
Baca Juga: Buronan Dito Mahendra Ditangkap, Nikita Mirzani Bersyukur
"Jujur, pengen banget ketemu (Dito Mahendra). Dia mau atau enggak ketemu gue, gue mau ketemu dia," tuturnya.
"Gue belum pernah lihat wujud aslinya Dito Mahendra. Gue cuma tahu dari foto doang," pungkas Nikita Mirzani.
Terakhir, Nikita Mirzani mengapresiasi kinerja kepolisian yang berhasil menangkap buronan Dito Mahendra.
"Gue berterima kasih kepada bapak-bapak aparatur negara ini, begitu kerennya bisa menangkap seorang Dito Mahendra yang selama ini menjadi DPO. Itu orang emang lincah banget kayak belut. Mabes Polri keren deh pokoknya," pungkas Nikita Mirzani.
Kekinian, Dito Mahendra telah ditahan di Rutan Bareskrim Polri. Ia ditangkap selaku tersangka kasus kepemilikan senjata api atau senpi ilegal.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Generasi Muda Terperangkap Utang Paylater dan Pinjol: Kurangnya Literasi Keuangan Jadi Pemicu?
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian