Kaesang Pangarep menjadi ketum partai termuda di Indonesia setelah kemarin, Senin (25/9) ia resmi ditunjuk jadi ketum PSI. Kaesang sendiri saat ini masih berumur 28 tahun.
Dipilihnya Kaesang jadi Ketum PSI pun jadi pro kontra di tengah masyarakat. Apalagi Kaesang baru saja menjadi anggota PSI.
Sebelumnya, Kaesang Pangarep secara resmi menerima Kartu Tanda Anggota (KTA) dari DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Sabtu (23/9/2023) siang di kediaman Presiden Jokowi Jalan Kutai Timur Nomor 1 Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo.
Kaesang menggantikan posisi Giring Ganesha yang emban tugas sebagai ketum PSI sejak November 2021. Giring saat ini di PSI menjadi Dewan Pembina.
Yang menarik, Kaesang bukan satu-satunya ketum partai termuda di dunia. Ada sosok politikus lain yakni Anderson Clayton yang menjadi ketua umum partai di usia 25 tahun.
Tidak seperi Kaesang yang adalah putra bungsu Presiden Joko Widodo, Clayton hanya wanita lulusan sebuah kampus 'kecil' di Amerika Serikat, Appalachian State University.
Clayton lulus dari kampus itu pada 2019 dengan meraih gelar sarjana di bidang jurnalistik dan ilmu politik.
Dikutip dari abc11.com, Clayton berhasil menjadi ketua umum Partai Demokrat Carolina Utara (NCDP), sebuah afiliasi partai Demokrat di Carolina Utara, Amerika Serikat.
Juga berbeda dengan Kaesang, Clayton terpilih jadi ketum partai dalam pemilihan yang berlangsung pada Februari 2023.
Baca Juga: Giring Ganesha, Gagal Nyaleg, Doyan Kritik Anies Baswedan Kini Digantikan Kaesang
"Saya rasa saya sangat terkejut," ucap Clayton yang lahir pada 1998 di Roxboro, Amerika Serikat.
Hebatnya, Clayton memenangkan pemilihan ketum NCDP dengan mengalahkan petahana yakni Bobbie Richardson.
"Kami ingin melihat perubahan di partai kami ketika kami fokus pada pengorganisasian di mana pun dan berusaha orang-orag merasa diterima di partai ini dan suara mereka didengar," ucap Clayton dalam pidato politiknya.
Sebelum terpilih jadi ketum NCDP, Clayton tidak seperti Kaesang yang rajin ngonten di sosial media, wanita yang aktif di Pemilu Amerika Serikat 2020 itu rajin ke kampus-kampus untuk gaet suara pemilih milenial.
"Saya ingin memastikan bahwa kita memiliki perwakilan di kampus dan perguruan tinggi," ucapnya.
Berita Terkait
-
Giring Ganesha, Gagal Nyaleg, Doyan Kritik Anies Baswedan Kini Digantikan Kaesang
-
Kaesang Ketum PSI, Jadi Warna Dan Kekuatan Baru Politik Nasional
-
Ada Sosok Jokowi, Kaesang Diyakini Bakal Ubah Konstelasi Politik Usai Jadi Ketum PSI
-
Pakai Simbol Kemeja Kotak-kotak, Kaesang Ajak Relawan Jokowi Gabung PSI
-
Kaesang Curhat Dicecar Nitizen Usai Gabung PSI: Saya Tertarik karena Partai Ini Kecil
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Masuk Kerja Lagi Setelah Lebaran? Ini 7 Cara Melawan 'Magical' Biar Nggak Malas Gerak
-
Bank Sumsel Babel Ingatkan Bahaya Modus Penipuan Pasca Lebaran, Ini yang Harus Diwaspadai
-
Prancis vs Brasil: Panggung Pembuktian Kylian Mbappe Sebelum Piala Dunia 2026
-
Polemik Status Tahanan Rumah Gus Yaqut, Tersangka Korupsi Dapat Perlakuan Istimewa dari KPK?
-
Hindari Macet Tol Cipali Malam Ini, Pemudik Disarankan Keluar di Cirebon dan Lewat Pantura
-
Keluhan Pemudik Asal Bogor, Terjebak Macet Horor di Tol Cipali Malam Ini
-
'Mau Abang Culik?', Bocoran Chat Oknum Kader HMI yang Dikaitkan dengan Dugaan Pelecehan
-
Seskab Ungkap Detik-detik Prabowo Ingin Lihat Warga di Bantaran Rel: Dadakan Ingin Menyamar
-
Abdul Wahid Disidang, Publik Singgung Dinamika Politik Senggol SF Hariyanto
-
Tanpa Lencana Presiden, Prabowo Santai Sapa Warga di Bantaran Rel Senen, Janjikan Hunian Layak