Pelatih tim nasional Indonesia U-17 Bima Sakti menyebutkan bahwa Garuda Muda yang akan bertanding di Piala Dunia nanti semakin kompak.
Apalagi, para pemain Timnas Indonesia U-17 cepat beradaptasi ketika menjalani pemusatan latihan (TC) di Jerman.
Iqbal Gwijangge dan kawan-kawan telah menjalani pemusatan latihan selama satu pekan dan harus beradaptasi di lingkungan dengan suhu sekitar 8-9 derajat Celcius.
"Kami latihan di suhu 8-9 derajat Celcius, tapi Alhamdulillah para pemain cepat beradaptasi," kata Bima Sakti.
Selama menjalani pemusatan latihan tim Garuda Muda memperoleh menu latihan mengenai strategi dan taktik untuk menyerang.
“Kami banyak latihan menyerang selama seminggu ini, untuk minggu depan kita akan mantapkan satu lawan satu dan bagaimana satu lawan satu butuh support dari pemain gelandang,” ungkap Bima.
Dalam waktu dekat, timnas U-17 juga akan melakoni laga melawan tim lokal, TSV Meerbusch U-17, pada Rabu (27/9) malam waktu setempat. Ini menjadi uji coba pertama tim asuhan Bima Sakti selama di Jerman.
“Yang pasti kita akan memakai beberapa formasi (untuk uji coba), yang formasi biasanya kita pakai, beberapa variasi lagi. Ini biar para pemain lebih mengerti lagi dengan dua formasi yang berbeda,” kata Bima.
Timnas U-17 sudah tiba di Jerman sejak 18 September dan dijadwalkan menjalani pemusatan latihan sampai 23 Oktober.
Baca Juga: Saat PDI Gunakan Bintang Timnas Indonesia dan Legenda Persija Jadi Alat Kampanye Pemilu
Selama di Negeri Panzer, tim asuhan pelatih Bima Sakti itu akan tinggal di dua kota yaitu di Monchengladbach dan Dortmund. Saat ini, skuad Garuda Asia menetap di Guesthouse Textile Academy, Monchengladbach.
Berita Terkait
-
Jelang Piala Dunia U-17, Skuat Timnas Indonesia Dapat Ilmu dari Legenda Jerman
-
Ada Welber Jardim, Ini Pemain Keturunan Timnas Indonesia U-17 Pilihan Bima Sakti Ikuti TC di Jerman
-
Timnas Indonesia U-17 Bakal Main di Stadion Gelora Bung Tomo, Kenapa Bukan di JIS?
-
Aaron Suitela Didepak dari Daftar Pemain Timnas Indonesia U-17, Bima Sakti: Masih Belum Cukup
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
Terkini
-
Liga Champions: Vincent Kompany Yakin Bayern Munchen Bisa Jegal PSG
-
Bangun Tidur Auto Glowing! 3 Rekomendasi Sleeping Mask dengan Vitamin E
-
Tumpukan Limbah Usai Kampanye: Bagaimana GUDRND Memberi Hidup Baru pada Sampah Kampanye?
-
Tim Advokasi Tolak Hadiri Sidang Kasus Andrie Yunus di Pengadilan Militer, Anggap Hanya Skenario
-
4 Motor Baru Lenyap di Diler Honda Tanjung Bintang, Polisi Buru Pelaku Lewat Jejak Digital
-
Terseret KRL hingga Masuk Got, 15 Insiden Biang Kerok VinFast dan Green SM Dicap Taksi Anomali
-
Filosofi 'Gunung Ulah Dilebur': Pesan Kuat 1.552 Warga Baduy dalam Seba 2026 untuk Penyelamatan Bumi
-
Aksi Sopir Taksi Hijau Merokok Usai Insiden Kecelakaan Kereta di Bekasi Picu Kemarahan Netizen
-
Kecelakaan di Malam Hari, KRL Jabodetabek Beroperasi Jam Berapa?
-
Patah Tulang hingga Luka Memar, 17 Korban Kecelakaan KRL Masih Jalani Rawat Inap di RSUD Bekasi