Timnas Indonesia U-24 akan menjalani laga hidup mati di babak 16 besar cabor sepak bola Asian Games 2022 melawan Uzbekistan.
Laga Timnas Indonesia U-24 vs Uzbekistan akan berlangsung di Shangcheng Sports Centre Stadium, Kamis (28/9).
Uzbekistan melaju ke babak 16 besar cabor sepak bola Asian Games 2022 setelah menjadi juara grup C. Sementara Timnas Indonesia U-24 berstatus sebagai peringkat tiga terbaik.
Sepanjang sejarahnya, Timnas Indonesia memiliki catatan tidak cukup baik jika bersua dengan Uzbekistan. Timnas Indonesia pernah dilumat tanpa ampun oleh negara pecahan Uni Soviet ini.
Pada 20 Juni 1997, Timnas Indonesia yang diperkuat oleh Rochy Putiray, Bima Sakti, Widodo C Putro, Hendro Kartiko, Nur Alim hingga Aples Tecuari dibuat babak belur saat melawan Uzbekistan di Pakhtakor Stadium di babak kualifikasi Piala Dunia 1998 zona Asia.
Laga di 20 Juni 1997 menjadi leg kedua setelah pada leg pertama Timnas Indonesia berhasil menahan Uzbekistan 1-1 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).
Jalannya Pertandingan
Mengantongi hasil imbang di leg pertama, Timnas Indonesia yang saat itu dilatih oleh Henk Wullems dibuat tak berdaya saat tampil di hadapan pendukung Uzbekistan.
Di menit-menit awal pertandingan, lini belakang Timnas Indonesia yang dkomandoi oleh si Jabrik, Nur Alim dibuat kerja ekstra keras.
Baca Juga: Laga Klasik: Timnas Indonesia Bikin Korut Kepayahan, Inyong Lolombulan Pemecah Kebuntuan
Uzbekistan di menit awal pertandingan langsung menggebrak dan sukses mencetak gol cepat pada menit ke-11 lewat gol Oleg Shatskikh.
Tertinggal satu gol, Timnas Indonesia berusaha bangkit namun sejumlah skema serangan dari lini tengah oleh Bima Sakti dkk pupus di lini belakang Uzbeksitan.
Memasuki pertengahan babak pertama, Uzbekistan kembali mencetak gol lewat aksi Shuhrat Maqsudov pada menit ke-36. Sosok Maqsudov adalah salah satu legenda sepak bola Uzbekistan.
Skor 2-0 bertahan hingga akhir babak pertama. Di babak kedua, segala daya upaya Timnas Indonesia untuk bisa mencetak gol selalu menemukan kebuntuan.
Malah di menit akhir babak kedua, Maqsudov kembali mencetak gol ketiga bagi Uzbekistan. Skor 3-0 pun bertahan hingga akhir babak kedua.
Tag
Berita Terkait
-
Shesar dan Gregoria Terpilih Jadi Kapten Tim Beregu Bulu Tangkis Indonesia di Asian Games 2022
-
Alasan Timnas Indonesia U-24 Tak Latihan Berat Jelang Hadapi Uzbekistan di 16 Besar Asian Games 2022
-
Sejarah Ini akan Tercipta andai Indonesia Kalahkan Uzbekistan di Asian Games 2022, Ernando Ari Semringah
-
Segera Hadapi Uzbekistan, Timnas Indonesia U-24 Terbilang Beruntung dalam Asian Games?
-
2 Masalah Akut Timnas Indonesia U-24 Jelang Lawan Uzbekistan, No.1 Sulit Ditangani
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Prediksi Yordania vs Aljazair: Adu Taktik dan Duel Bintang Demi Lolos Fase
-
Tiga Tahun Disekap Kekasih di Bandung, Pesan Kabar Baik ke Keluarga Ternyata Akal-akalan Pelaku
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Program Bantuan Pangan Beras 10 Kg & Subsidi Kedelai Dilanjutkan, Anggaran Rp 17,54 T
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI
-
Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa
-
Mahasiswa Desak Presiden Prabowo Copot Natalius Pigai dari Kursi Menteri
-
Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik
-
Pramono Anung: Jakarta Dirancang Jadi Kota Global yang Ramah Warga