Shin Tae-yong dikabarkan masih melihat tiga pemain keturunan untuk bergabung ke Timnas Indonesia.
Mereka di antaranya adalah Nathan Tjoe-A-On, Ryan Flamingo dan Cyrus Margono.
Nathan Tjoe-A-On adalah pemain asal Belanda yang bermain di Swansea City.
Sementara untuk Ryan Flamingo diberitakan oleh media Korea Selatan, Best Eleven yang menurut mereka bakal masuk jadi incaran Shin Tae-yong untuk timnas Indonesia.
Untuk diketahui, Ada pertimbangan tertentu yang membuat nama ini lebih dibutuhkan daripada stok calon pemain naturalisasi lainnya.
Timnas Indonesia termasuk kelompok cabor (cabang olah raga) yang banyak memiliki pemain naturalisasi. Yaitu para atlet dengan galur kekeluargaan memiliki darah asal Tanah Air, atau dalam "bahasa" Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) disebut pemain dengan Granny's Rules alias memiliki nenek moyang berkebangsaan tertentu yang menjadikannya dibolehkan mewakili negara selain kewarganegaraan yang dimiliki saat ini.
Mereka yang berdarah seperti itulah dianggap mampu mewakili atau menjadi representasi lebih dari satu negara. Indonesia termasuk salah satu di antaranya, di mana para pemain dari satu atau lebih generasi memiliki kekerabatan dengan Tanah Air kita. Hasilnya adalah pemain-pemain yang bermain di berbagai liga Eropa, dengan orangtua, kakek-nenek, bahkan buyut berasal dari negeri ini.
Dua nama yang saat ini hangat diperbincangkan sebagai calon pemain naturalisasi terbaru adalah Jay Idzes dan Ryan Flamingo.
Beberapa saat lalu, Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir telah memberikan konfirmasi bahwa Jay Idzes, pemain asal Belanda akan masuk program naturalisasi.
Baca Juga: Kenapa Andritany Tak Dilirik Shin Tae-yong? Begini Sudut Pandang Eks Kiper Timnas Markus Horison
Kemudian, beredar kabar dari sebuah media Korea Selatan yang menyatakan Coach Shin Tae-yong "naksir" Ryan Flamingo.
Berita Terkait
-
Kenapa Andritany Tak Dilirik Shin Tae-yong? Begini Sudut Pandang Eks Kiper Timnas Markus Horison
-
Daniel Klein Eks Kiper Tim U-19 Jerman Berbandrol Rp21,3 Miliar Layak Dilirik Shin Tae-yong, Ibunya Orang Bali
-
Sederet Catatan Pelatih Asing Timnas Indonesia, Ada Jacksen F. Tiago hingga Shin Tae-yong
-
Here We Go! Shin Tae-yong Bakal Mainkan Kiper Klub Eropa Berbandrol Rp869 Juta Cyrus Margono di Timnas Indonesia
-
Desakan Perpanjang Kontrak Shin Tae-yong Menggema Usai Timnas Indonesia U-24 Dibungkam Uzbekistan 2-0
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Penetapan Tersangka Raudi Akmal Dipertanyakan, Kuasa Hukum Singgung Putusan Pengadilan
-
Tahan Uruguay, Pelatih Tanjung Verde: Ini Utang ke Timnas Kecil
-
Teknologi AI Masuk Industri Asuransi, LGI Luncurkan Fitur Cek Kesehatan Otomatis
-
NGORBIT: Dari Skripsi ke Dunia Gaib, Perjalanan Raka di Film 'Dukun Magang'
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Prediksi Yordania vs Aljazair: Adu Taktik dan Duel Bintang Demi Lolos Fase
-
Tiga Tahun Disekap Kekasih di Bandung, Pesan Kabar Baik ke Keluarga Ternyata Akal-akalan Pelaku
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Program Bantuan Pangan Beras 10 Kg & Subsidi Kedelai Dilanjutkan, Anggaran Rp 17,54 T
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI