Pemangggilan 26 pemain yang bakal membela Timnas Indonesia pada babak pertama Kualifikasi Piala Dunia 2026 kontra Brunei Darussalam menuai kritik dari sejumlah kalangan.
Banyak warganet yang meninggalkan kritik atas nama-nama pemain yang dipanggil untuk membela Timnas Indonesia pada laga kontra Brunei Darussalam pada Kualifikasi Piala Dunia 2026 pada 12 dan 17 Oktober 2022 mendatang.
Terakait sejumlah kritik tersebut, Asisten Shin Tae-yong, Nova Arianto akhirnya bersuara seolah menjawab kritik dan tanda tanya sejumlah pihak terkait pemanggilan 26 pemain Timnas Indonesia itu.
Diketahui, pelatih Timnas Indonesia telah memanggil 26 pemain untuk membela Timnas Indonesia. Ia tampak memanggil seluruh pemain abroad, meski demikian ia tak jadi memanggil Jordi Amat yang kini tengah cedera.
Terkait pemilihan puluhan pemain Timnas Indonesia untuk menghadapi laga kontra Brunei Darussalam, ternyata ada bebarapa pihak yang tampak kurang senang. Mereka menganggap pemain yang dipanggil Timnas Indonesia ada yang under perform dan begitupun sebaliknya.
Nova Arianto pun sontak tak tinggal diam dengan anggapan tersebut, ia tampak memberi jawaban bijak tentang penentuan 26 pemain tersebut. Lewat postingan Intagram pribadinya, @novaarianto30, asisten Shin Tae-yong itu mengungkap alasan juru taktik asal Korea Selatan itu memilih beberapa pemai yang dianggap under perform.
"Dalam memanggil pemain banyak pertimbangan dari coaching staff karena kami tau banyak pemain yang tampil sangat baik di kompetisi dan bukan hanya 1 atau 2 pemain saja," tulis Nova melalui akun Instagramnya.
Nova juga menyinggung soal Shin Tae-yong yang memanggil pemain sesuai dengan game plan yang ia buat untuk menhadapi Brunei Darussalam.
"Harus digarisbawahi Head coach punya Filosofi bermain dan pastinya akan berbeda dengan di club karena pemain yang dipanggil akan disesuaikan dengan Game Plan yang akan dibuat saat menghadapi Brunei Darusalam," paparnya.
Asisten Shin Tae-yong itu juga menyebut pelatih 52 tahun itu juga melihat saat para pemain berlatih dengan Timnas Indonesia termasuk attitude mereka di luar lapangan.
"Pastinya semua pemain selalu dilihat dan dipantau bukan hanya di pertandingan kompetisi tetapi bagaimana mereka di latihan di saat bersama Tim Nasional termasuk attitude mereka di luar lapangan," jelasnya.
"Head Coach kami pastinya sudah melihat semua karakter pemain yg pernah dipanggil di Tim Nasional baik di senior sampai di level Timnas U 20 dan itu pastinya menjadi pertimbangan besar dalam memanggil pemain," tambahnya.
Nova Arianto juga meminta semua pihak tetap menghormati keputusan pelatih. Tak lupa, asisten Shin Tae-yong itu meminta doa terbaik untuk Timnas Indonesia.
"Hormati keputusan Head Coach dan mari bersama sama memberikan doa dan dukungan yg terbaik agar Tim Nasional bisa meraih hasil terbaik dan bisa lolos ke babak selanjutnya," pungkasnya.
Timnas Indonesia akan berjuang di putaran pertama Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Brunei Darussalam. Laga ini akan dimulai pada 12 Oktober 2023 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).
Tag
Berita Terkait
-
Kondisi Marselino Ferdinan Kurang dari Sepekan Jelang Laga Kontra Brunei Darussalam, Absen Bela Timnas Indonesia?
-
Asnawi Mangkualam Dikritik Soal Hal Ini Usai Dipanggil Bela Timnas Indonesia Kontra Brunei Darussalam
-
Dipanggil Timnas Indonesia Untuk Lawan Brunei Darussalam, Ini Tekad Hokky Caraka: Saya Akan Berjuang Keras
-
Persija Bakal Lepas Rizky Ridho dan Witan Sulaeman Untuk Timnas Indonesia, Tapi ada Syarat Ini dari Thomas Doll
-
Harga Satu Pemain Timnas Indonesia Ini Kalahkan Harga Pasar Timnas Brunei Darussalam
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pameran Foto "Perisai Tunas" Soroti Perlindungan Anak di Ruang Digital
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel