Salah seorang eks pesepak bola menjadi korban tewas di konflik Israel-Palestina. Eks striker klub Hapoel Tel Aviv, Lior Asulin dilaporkan tewas pada serangan yang dilakukan kelompok Hamas ke wilayah Israel pada Sabtu kemarin.
Mengutip dari laporan Marca, Asulin tewas dibunuh oleh kelompok Hamas. Ia tewas di dalam sebuah resort yang berlokasi di selatan Israel pada Sabtu pagi waktu setempat. Lior di resort itu untuk merayakan ulang tahunya ke-43.
Dilaporkan, sekitar 50 orang dari kelompok Hamas tiba di resort tersebut dan mulai melakukan serangan brutal kepada sejumlah warga sipil. Sejumlah orang tewas termasuk Lior Asulin.
Kabar tewasnya Lior Asulin disampaikan mantan klubnya, Hapoel Tel Aviv lewat akun sosial media milik mereka. "Ini kesedihan yang luar biasa," tulis akun Hapoel disertai dengan foto wajah Lior.
"Sangat menyedihkan. Setelah berjam-jam, dia diidentifikasikan hilang, kini diketahui bahwa mantan pemain klub, Lior Asulin dibunuh pada sebuah pesta di Ra'im," tulis pernyataan pihak klub.
Lior Asulin merupakan striker yang berkarier di Liga Israel. Selain pernah bermain untuk Hapoel Tel Aviv, Asulin ternyata sempat menjadi bagian dari klub anti muslim, Beitar Jerusalem.
Cukup lama Lior Asulin bermain di klub tersebut. Lior Asulin bermain di Beitar Jerusalem dari 2004 hingga 2006. Ia mencatakan 27 gol dan 57 caps di klub tersebut.
Sebagai informasi, Beitar Jerusalem dikenal sebagai klub yang memiliki basis suporter anti muslim. Klub ini memiliki rekam jejak kasus rasial dan diskriminasi kepada pemain muslim.
Beitar lahir dan jadi salah satu klub sepak bola cukup populer di Israel. Ketenaran klub ini setara dengan Maccabi Haifa, Maccabi Tel Aviv dan Hapoel Tel Aviv.
Klub yang didirikan oleh dua pemuda Jerusalem, David Horn dan Shmuel Kirschstein pada 1936, awalnya hanya klub kecil yang menantang klub lokal lainnya.
Yang jadi catatan menarik adalah latar belakang dua pendiri klub ini. David Horn tercatat sebagai pemimpin dari Gerakan Betar, gerak pemuda Zionis yang melawan protokol yang ditetapkan Inggris atau dikenal sebagai Mandat Inggris pada 1920.
Gerakan Betar jadi salah satu organisasi yang membantu imigrasi banyak orang Yahudi ke tanah Palestina sepanjang 1930 hingga 1940. Pilihan ini yang membuat gerakan Betar dianggap pemberontak oleh otoritas Inggris.
Kekinian, basis penggemar klub Beitar diidentikkan dengan gerakan Revisionis Betar dan partai penerusnya, Partai Likud. Dan seperti yang diketahui, politisi partai Likud Benjamin Netanyahu adalah pendukung utama klub Beitar Jerusalem.
Berita Terkait
-
Ini Cara Hamas Kalahkan Iron Dome Israel yang Terkenal Canggih
-
Daftar Pemain Sepak Bola Tewas Mengenaskan dalam Perang Israel - Hamas
-
Hadir di Rapimnas Samawi, Kaesang Pangarep Kenakan Sarung Sobat Gurun: Dukung UMKM Lokal Berapa Harganya?
-
Siapa Kelompok Hamas? Militan Palestina Lancarkan Serangan Besar-besaran ke Israel
-
Lirik Pasar Indonesia, Kota Da Nang di Vietnam Berbenah Untuk Wisatawan Muslim
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Bawa Mobil Listrik Buat Mudik? Ini 3 Titik SPKLU 'Hidden Gem' di Trans Jawa Bebas Antre
-
Kapan Mulai Qunut Tarawih 2026? Ini Bacaan Doa dan Panduan Lengkap Pelaksanaannya
-
Sarimbitan: Seni Menyamarkan Cicilan di Balik Baju Kembaran
-
KPK Bantah Keras Klaim Fadia A Rafiq: Bantahan Gubernur Luthfi dan Fakta Penangkapan di Semarang
-
Sandara Park Bantah Tudingan Pakai Narkoba, Sebut Kondisi Park Bom Mengkhawatirkan
-
2 Pemain Timnas Indonesia Jadi Termahal di Liga 1, Salah Satunya Kalahkan Eks PSG
-
5 Motor Matic Ciamik untuk Mudik: Biar Dikira Sukses di Perantauan
-
Semen Padang FC Wajib Menang Lawan PSIM, Malam Ini Laga Hidup Mati Kabau Sirah
-
Gerakan Muda Lawan Kriminalisasi Ungkap Rantai Kekerasan Jerat 709 Tahanan Politik Muda Indonesia
-
Semen Gresik Apresiasi Tukang Bangunan, Program Tukang Hebat Berhadiah Utama Tiga Unit Motor Matic