Golden Boy Awards jadi salah satu penghargaan bergengsi bahwa para pemain muda yang berkompetisi di Eropa. Golden Boy Awards pertama kali dihelat pada 2003. Saat itu, pemain muda yang meraih gelar ini adalah pemain Belanda, Rafael van der Vaart.
Pada tahun ini, terdapat 25 finalis Golden Boy Awards, salah satunya ialah jebolan La Masia yang juga eks rekan pemain keturunan Indonesia, Xavi Simons.
Seperti diketahui, Xavi Simons sempat menjadi rekan pemain keturunan Indonesia, Mees Hilgers. Pada awal 2023, Xavi Simons main bersama Mees Hilgers di Timnas Belanda U-21.
Mees Hilgers juga masuk dalam daftar 29 pemain yang dipanggil U-21 Belanda untuk persiapan laga uji coba pada September 2023. Selain Hilgers, ada juga Xavi Simons yang dipanggil.
Kembali ke daftar finalis Golden Boy Awards, Xavi Simons saat ini bermain untuk klub Bundesliga, RB Leipzig. Ia direkrut RB Leipzig dari klub kaya Prancis, Paris Saint Germain (PSG) pada Juli 2023.
Nama Xavi Simons sempat menarik perhatian publik sepaka bola dunia karena dianggap sebagai pemain muda jenius. Xavi Simons kerap disebuat sebagai wonderkid yang akan menggebrak dunia.
Bahkan ia sempat dianggap memiliki teknik bermain mirip dengan Xavi Hernandez dan Lionel Messi.
Menurut Gerard Lopez, mantan pelatih tim junior Barcelona, pemain berumur 16 tahun itu punya kemampuan komplet sebagai gelandang. melihat gayanya bermain, dia mengaku seperti melihat Xavi Hernandez dan Sergio Busquets.
Xavi Simons tercatat sembilan tahun lamanya menimba ilmu di La Masia, akademi ternama milik Barcelona. Dia bergabung pada 2010. Saat itu, umurnya baru 7 tahun.
Xavi Simons masuk dalam jajaran finalis Golden Boy Awards bersama gelandang andalan Real Madrid, Jude Bellingham serta Rasmus Hojlund dari Manchester United.
Selain itu ada nama Jamal Musiala, pemain muda andalan Barcelona, Lamine Yamal, serta pemain muda Jerman, Florian Wirtz.
Berita Terkait
-
Si Doel Tak Lagi Nganggur, Pemain Keturunan Indonesia Darren Sidoel Kini Berkarier di Liga Denmark
-
Jadi Incaran Shin Tae-yong, Dua Pemain Keturunan Indonesia Ini Dapat Panggilan Timnas Belanda
-
Profil Neraysho Kasanwirjo, Pemain Klub Elite Belanda yang Namanya Jawa Banget yang Bisa Jadi Opsi Naturalisasi
-
Top! Pemain Keturunan Indonesia Kayleigh van Dooren Bakal Lakoni Laga di Liga Champions Wanita
-
PSSI Kalah Cepat! Bawa AZ Alkmaar U-19 Menang 12-0, Julian Oerip Segera Debut Bersama Belanda
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Ini Tampang Pria yang Tega Sekap Perempuan di Cileunyi hingga Alami Kebutaan dan Bibir Sumbing
-
Perang Bintang AADC di Pasar Obat Herbal
-
BMKG Petakan Kemarau di Sumsel, Sejumlah Daerah Mulai Masuk Zona Kering
-
Harga DMO Batu Bara Dirombak, Apa Dampaknya bagi PTBA dan PLN?
-
Pelaku Penyekapan Tragis Bandung Ditangkap, Dedi Mulyadi Puji Gerak Cepat Polda Jabar
-
Harga Karet Sumsel Tetap di Atas Rp40 Ribu saat Dolar Menguat, Kok Petani Belum Lega?
-
Ketika Olahraga Jadi Cara untuk Mengenalkan Sustainability
-
Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?
-
Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat di Bandung Raya
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata