Bek andalan Timnas Indonesia, Pratama Arhan, semakin mendekati langkah besar dalam kariernya dengan kemungkinan pindah ke klub kasta tertinggi Liga Korea Selatan, Suwon FC.
Beberapa alasan mendasar tampaknya mendorong Arhan untuk mengangkat kaki dari klubnya saat ini, Tokyo Verdy.
Kabar ini mencuat setelah laporan media Korea Selatan, Sport Chosun, yang mengungkap bahwa Pratama Arhan telah menjalin komunikasi dengan Suwon FC dan sepakat untuk bergabung pada Januari mendatang.
Berikut adalah alasan kenapa Arhan ingin melanjutkan kariernya di Suwon FC:
1. Kesempatan Bermain di Liga Korea Selatan
Salah satu alasan kuat yang mendorong Pratama Arhan untuk pindah ke Suwon FC adalah peluang untuk bermain di Liga Korea Selatan.
Liga ini dikenal sebagai salah satu liga kompetitif di Asia, yang akan memberikan pengalaman bermain di level yang lebih tinggi bagi Arhan.
Bergabung dengan klub tersebut akan memberinya akses ke persaingan yang lebih sengit dan kompetitif.
2. Status Free Agent dan Transfer Gratis
Baca Juga: 3 Alasan Kenapa Rumor Pratama Arhan Pindah ke Liga Korea Bukan Kabar Angin Biasa
Arhan akan menjadi free agent saat kontraknya dengan Tokyo Verdy berakhir. Ini berarti bahwa Suwon FC dapat mendapatkannya secara cuma-cuma alias gratis.
Keputusan ini memberikan keuntungan finansial bagi klub yang akan merekrutnya. Status free agent juga membuatnya semakin menarik bagi klub-klub yang ingin mengontraknya.
3. Minimnya Peluang Bermain di Tokyo Verdy
Selama berkarier di Tokyo Verdy, Pratama Arhan menghadapi keterbatasan dalam hal waktu bermain. Ia jarang mendapatkan kesempatan bermain lebih banyak dalam tim utama.
Di sisi lain, bersama Timnas Indonesia, Arhan selalu menjadi andalan dan tampil hampir selama 90 menit dalam pertandingan.
Kesempatan bermain yang lebih terbatas di Tokyo Verdy mungkin menjadi salah satu faktor yang mendorongnya untuk mencari peluang baru di Suwon FC.
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
9 Fakta Mengerikan Warga Palembang Jadi Operator Penipuan di Kamboja, Polisi Bongkar Dugaan TPPO
-
Polisi Ungkap Motif di Balik Pembunuhan dan Mutilasi Karyawan Ayam Goreng di Bekasi
-
7 Penyebab Motor Matic Boros BBM dan Cara Mengatasinya, Cek Sekarang
-
Pasukan Penerjun Payung Amerika Tiba di Timur Tengah, Skenario Operasi Darat ke Iran
-
Gaji Rp3,5 Juta Jadi Umpan: Perempuan Dijebak Sindikat Prostitusi Online di Cilegon
-
Isu Harga BBM Tembus Rp17 Ribu, Pengendara: Mending Full Tank Sekarang!
-
Apa Penyebab Flek Hitam di Wajah? Ini 7 Faktornya
-
Harga Langganan Strava Anjlok 40 Persen! Buka Akses Premium Lebih Luas
-
Dituding Maling Parfum dan Uang Sarwendah, Betrand Peto Yakin Ada Provokator
-
Misteri Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, TAUD Identifikasi 16 Pelaku dan Jejak Struktur Komando