Keluarga Amar Brkic menjadi sorotan usai dirinya dipastikan bergabung dengan skuad timnas Indonesia U-17 di Piala Dunia U-17 2023. Terutama sang adik yang juga sedang meniti karier sebagai pesepak bola.
Amar Brkic muncul ketika timnas Indonesia U-17 menggelar TC di Jerman. Pemain Hoffenheim U-17 ini dipanggil Bima Sakti.
Kualitas pemain berusia 16 tahun ini pun mumpuni. Beruntung ia punya paspor Indonesia dan akhirnya dipanggil ke skuad Garuda Asia untuk Piala Dunia U-17 2023.
Dipanggilnya Amar untuk membela timnas Indonesia U-17 membuat keluarganya menuai sorotan. Ternyata ia punya ayah seorang dokter keturunan Bosnia-Jerman.
Darah Indonesia pemain berusia 16 tahun ini mengalir dari sang ibu yang merupakan Ketua Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Jerman bernama dr. Diyah Nahdiyati. MKes, SpA yang berasal dari Kebumen.
Bukan hanya itu, adik Amar yang bernama Said Aalim Brkic juga menjadi sorotan. Sebab, ia kini menimbang ilmu di Eintracht Frankfut U-13. Nah, muka Said Brkic disebut netizen sangat Indonesia.
"Wajah adiknya Indo banget," komentar dya***
"Adiknya Indonesia banget," tulis aft***
"Adiknya mukanya lebih khas lokal Indo," seru you***
Baca Juga: Melacak Sejarah Tahu Gimbal Pak Edi di Kota Semarang: Dua Warung Saling Mengklaim sebagai Pelopor
Terlepas dari itu, timnas Indonesia U-17 akan memulai perjuangan di Piala Dunia U-17 2023 mulai 10 November melawan Ekuador, Panama, serta Maroko di fase grup yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.
Berita Terkait
-
Berbahaya untuk Timnas Indonesia U-17 di Piala Dunia, Pelatih Ekuador Kantongi Taktik Bima Sakti
-
4 Jebolan Garuda Select Masuk Skuad Timnas Indonesia U-17, Satu Pemain Tercoret
-
Runner Up Top Skor Garuda Select Dicoret Bima Sakti dari Timnas Indonesia U-17 untuk Piala Dunia U-17 2023
-
Skuad Timnas Indonesia U-17 di Piala Dunia Didominasi Pemain yang Dibantai Malaysia, Bima Sakti Tak Percaya Wajah Baru?
-
Asal Usul Amar Brkic, Anak Keluarga Dokter yang Jadi Pesepak Bola, Kini Bela Timnas
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Pemprov Sulteng Tegaskan Aturan Beasiswa Ganda: Pilih Satu atau Dana Harus Dikembalikan
-
Akankah Mitsubishi Lancer Evo Kembali Mengaspal? Ini Kata sang Bos Baru
-
Setujui Tenor KPR FLPP hingga 40 Tahun, Pemerintah Pertahankan Bunga Rumah Subsidi 5 Persen
-
Geger Suap BEM FH UBK, Tiyo Singgung Pernyataan Prabowo: Mungkin Beliau Tidak Hanya Tahu
-
Review Never Change!: Komedi Absurd yang Kacau, Gila, dan Sulit Dijelaskan
-
Antusiasme Komunitas OpenClaw dalam Mendorong Adopsi Agentic AI
-
Viral Ketua PBNU Singgung Muhammadiyah dan Marwah Kiai NU, Ini Faktanya
-
Potensi Perdagangan Karbon di Bali Rp1,7 Triliun
-
Vinicius Jr Samai Rekor Ronaldo hingga Neymar usai Brasil Bantai Skotlandia di Piala Dunia 2026
-
Geothermal Indonesia Makin Canggih, Geo Dipa Energi Adopsi Teknologi Cloud