Pemain Swedia Eric Kahl blak-blakan mengungkapkan alasannya mengapa ia masih belum bisa memilih timnas Thailand.
Eric Kahl merupakan pemain keturunan yang sedang dibujuk agar mau membela Thailand. Ia bahkan telah berjumpa Madam Pang.
"Saya telah mengadakan dua pertemuan dengan Nyonya Pang dan kami melakukan pembicaraan baik," ucap Eric Kahl dikutip dari Bold.dk, Sabtu (4/11/2023).
Pemain berusia 22 tahun ini mengaku terbuka untuk bisa membela Thailand. Sebab, ia memiliki keturunan dari sang ibu.
"Ayah saya berasal dari Swedia dan saya besar di Swedia. Tapi saya punya keluarga di Thailand karena ibu saya berasal dari sana," ujarnya.
Walau demikian, pemain yang berposisi sebagai bek kiri ini bimbang untuk memilih Thailand. Ia mengatakan terbuka, namun masih ingin menembus timnas Swedia.
"Pintu saya terbuka untuk Thailand, tapi saya pikir waktunya saat ini tidak baik untuk mengubah timnas," ucap Kahl lagi.
"Saya merasa masih bisa bersaing di timnas Swedia. Jadi waktunya belum terlalu tepat," tegasnya.
Adapun Eric Kahl merupakan pemain Swedia yang sedang berkarier di klub Denmark, Aarhus GF. Di level internasional, ua juga sudah mengantongi 13 caps bersama Swedia U-21.
Berita Terkait
-
Kualifikasi Piala Dunia 2026: Rival Timnas Indonesia Gagal Selesaikan Naturalisasi Pemain Keturunan
-
Marselino Ferdinan Tak Sabar untuk Main Bareng Justin Hubner di Timnas Indonesia
-
Enggan Bela Malaysia, Pemain yang Berkarier di Indonesia Ini Pilih Bersama Timnas Thailand
-
Bukan Million Manhoef atau Delano Ladan, Striker Kelahiran 2001 Ini Bisa Jadi Alternatif Lini Serang Timnas Indonesia
-
Ingin Ikuti Jejak Timnas Indonesia Naturalisasi Pemain Keturunan, Thailand Dapat Penolakan
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Ini Tampang Pria yang Tega Sekap Perempuan di Cileunyi hingga Alami Kebutaan dan Bibir Sumbing
-
Perang Bintang AADC di Pasar Obat Herbal
-
BMKG Petakan Kemarau di Sumsel, Sejumlah Daerah Mulai Masuk Zona Kering
-
Harga DMO Batu Bara Dirombak, Apa Dampaknya bagi PTBA dan PLN?
-
Pelaku Penyekapan Tragis Bandung Ditangkap, Dedi Mulyadi Puji Gerak Cepat Polda Jabar
-
Harga Karet Sumsel Tetap di Atas Rp40 Ribu saat Dolar Menguat, Kok Petani Belum Lega?
-
Ketika Olahraga Jadi Cara untuk Mengenalkan Sustainability
-
Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?
-
Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat di Bandung Raya
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata