Berikut daftar bek Timnas Indonesia yang Abroad atau berkarier di luar negeri, di mana sebagian besar adalah pemain keturunan yang bermain di Eropa.
Timnas Indonesia di era Shin Tae-yong ini bisa dikatakan memiliki kedalaman skuad yang mumpuni di sektor belakang atau lini pertahanan.
Kedalaman skuad yang mumpuni di lini pertahanan ini tak lepas dari hadirnya banyak bek-bek lokal maupun keturunan yang berkarier di luar negeri.
Bahkan, kedalaman skuad pada posisi bek itu bakal ketambahan lagi dengan sederet pemain keturunan yang akan dinaturalisasi.
Diketahui ada tiga pemain berposisi bek yang akan dinaturalisasi Timnas Indonesia, yakni Justin Hubner, Jay Idzes, dan Nathan Tjoe-A-On.
Ketiga bek yang berkiprah di Eropa ini telah memasuki proses naturalisasi dan akan membela Timnas Indonesia dalam waktu dekat.
Jika proses naturalisasi ketiga pemain itu tuntas, maka bertambah panjang daftar bek Timnas Indonesia yang berkarier di luar negeri, terutama di Eropa.
Lantas siapa saja bek Timnas Indonesia yang berkarier di luar negeri termasuk yang tengah dalam proses naturalisasi? Berikut daftarnya.
1. Justin Hubner
Baca Juga: Susul Megawati Hangestri, Pemain Timnas Voli Indonesia Mantap Berkarier ke Luar Negeri
Proses naturalisasi yang berada di tahap akhir membuat Justin Hubner selangkah lagi membela Timnas Indonesia di pentas internasional.
Datangnya Justin Hubner jelas akan menambah kualitas lini belakang Timnas Indonesia baik di kelompok umur dan senior, mengingat dirinya penggawa tim Inggris, Wolverhampton Wanderers.
2. Jay Idzes
Pemain keturunan yang akan dinaturalisasi lainnya yakni Jay Idzes juga akan menjadi tambahan penting untuk lini belakang Timnas Indonesia.
Pasalnya, ia punya pengalaman di sepak bola Italia dengan bermain bersama Venezia saat ini di kompetisi kasta kedua atau Serie B.
3. Nathan Tjoe-A-On
Nathan Tjoe-A-On berposisi asli sebagai bek kiri, dan berpotensi menjadi pesaing Pratama Arhan serta Shayne Pattynama di Timnas Indonesia.
Terlebih dengan kiprahnya saat ini yang bermain untuk tim Inggris, Swansea City. Andai bisa konsisten, ada peluang Nathan bisa menggusur Arhan dan Shayne kelak.
4. Elkan Baggott
Sebelum ketiga pemain itu, Timnas Indonesia sudah punya tembok kokoh di lini belakang, yakni Elkan Baggott yang bermain di tim Inggris, Ipswich Town.
Pemain yang baru berusia 21 tahun itu sudah menjadi pilar andalan di lini belakang Timnas Indonesia. Bahkan, dirinya perlahan juga mulai mendapat kepercayaan di skuad utama bersama timnya.
5. Sandy Walsh
Di sektor bek kanan, Timnas Indonesia juga memiliki bek keturunan yang saat ini berkiprah di luar negeri yakni Sandy Walsh.
Ia menjadi salah satu dari dua bek Timnas Indonesia yang berkarier di kompetisi kasta teratas Eropa, mengingat Sandy Walsh bermain bagi tim kasta teratas Belgia, yakni KV Mechelen.
6. Shayne Pattynama
Shayne Pattynama menjadi bek Timnas Indonesia lainnya yang berkarier di kasta teratas Eropa, tepatnya di Norwegia bersama Viking FK.
Sejak naturalisasinya tuntas, Shayne sendiri masih beradaptasi dengan pola permainan Timnas Indonesia. Meski begitu, pengalamannya bisa saja membuatnya menjadi andalan Shin Tae-yong.
7. Jordi Amat
Tak hanya berkiprah di Eropa, bek Timnas Indonesia juga ada yang berkiprah di Asia seperti Jordi Amat bersama Johor Darul Ta’zim di Malaysia.
Bek gaek kelahiran Barcelona ini sudah menjadi pilar tak tergantikan di lini belakang Timnas Indonesia dengan tampil di berbagai ajang seperti Piala AFF 2022 lalu.
8. Asnawi Mangkualam
Asnawi Mangkualam menjadi salah satu dari dua pemain lokal yang berkiprah di luar negeri, tepatnya di Korea Selatan.
Bek kanan yang juga kerap jadi kapten Timnas Indonesia ini saat ini tercatat bermain bagi tim kasta kedua, yakni Jeonnam Dragons.
9. Pratama Arhan
Pratama Arhan menjadi pemain lokal lainnya yang berkiprah di luar negeri, yakni di Jepang bersama tim kasta kedua, Tokyo Verdy.
Meski kontraknya bakal habis pada Januari 2024 nanti, kabarnya Arhan akan berlabuh ke Korea Selatan dengan membela Suwon FC.
Kontributor: Felix
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Belajar Empati dari Peristiwa Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya, Pakai APAR Tidak Perlu Izin
-
Serangan AS-Israel Tewaskan Kepala Intelijen Garda Revolusi Iran Majid Khademi
-
Menkeu Purbaya Pastikan BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026: DPR Beri Tepuk Tangan!
-
Simalakama Plastik: Antara Lonjakan Harga dan Napas UMKM yang Sesak
Terkini
-
Pertama di Indonesia, Restoran Cepat Saji Gelar Open House Lebaran di 10 Kota
-
Harga LPG Tak Naik per April 2026, Pemerintah Jamin Stok Aman
-
Fahri Hamzah Merespons Pernyataan Saiful Mujani Soal 'Jatuhkan Prabowo'
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Mengenal McLaren F1, Salah Satu Holy Trinity dengan Setir di Tengah Kabin
-
Setoran Jabatan di Tingkat Kecamatan Terbongkar? 12 Saksi Diperiksa Inspektorat Bogor
-
Gwaenchana Berubah Jadi Kereta Kencana? Belajar Bahasa Korea ala Mun Ssaem yang Bikin Ngakak!
-
Wamenkes Ungkap Penyebab 72 Siswa Keracunan MBG di Jaktim
-
Belajar Empati dari Peristiwa Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya, Pakai APAR Tidak Perlu Izin
-
Imbas Polemik Paspor, Kapten Go Ahead Eagles Merasa Kehilangan Sosok Dean James