Mengenal lebih jauh sosok Diego Martinez, pelatih Timnas Ekuador U-17 yang remehkan Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) dan kini dibuat takjub usai langsung melihatnya.
Jelang Piala Dunia U-17 2023, hampir seluruh kontestan telah tiba di Indonesia, tak terkecuali lawan Timnas U-17 di grup A yakni Ekuador U-17.
Bersama dengan Panama dan Maroko, Timnas Indonesia U-17 serta Ekuador U-17 akan melakoni seluruh laga di grup A di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya.
Setelah tiba di Surabaya, semua peserta grup A pun sempat mengecek Stadion GBT yang jadi venue pertandingan jelang pembukaan Piala Dunia U-17 2023.
Dalam pengecekan ini, pelatih Ekuador U-17, yakni Diego Martinez, sempat remehkan Stadion GBT karena arenanya berada di tengah persawahan.
Tapi setelah melihat langsung Stadion GBT, ia terkejut karena Indonesia memiliki stadion yang megah dan besar, sehingga pujian pun keluar dari mulutnya.
“Saya awalnya bingung melihat suasana stadion di sini. Beberapa area di sekitarnya terlihat tidak ada gedung untuk istirahat dan hanya ada area persawahan,” ucap Diego Martinez dikutip dari Suara Moots.
“Tapi ternyata mereka (Indonesia) punya stadion yang megah dan besar. Saya harus mengapresiasi mereka yang mempersiapkan stadion semegah ini di area persawahan,” lanjutnya.
Di samping memuji Stadion GBT, Diego Martinez juga memuji Timnas Indonesia U-17 yang disebutnya punya kualitas dan akan jadi lawan sulit bagi timnya.
Baca Juga: Pulih Cepat dari Cedera, Pemain Berbanderol Rp26 Miliar Beri Kabar Baik ke Timnas Indonesia
Karena anggapan remeh serta pujian yang diberikannya, nama Diego Martinez pun menjadi perbincangan. Berikut Bolatimes.com sajikan profil pelatih Ekuador U-17 tersebut.
Jebolan Universitas Real Madrid
Diego Martinez merupakan pelatih muda berusia 35 tahun yang lahir di Ekuador. Ia terbilang belum lama menjabat sebagai pelatih Ekuador U-17 yakni terhitung sejak 2022 lalu.
Semula, Diego Martinez merupakan pelatih tim muda Independiente del Valle, salah satu klub papan atas di negaranya. Ia menjadi pelatih tim muda klub tersebut karena pengalamannya di Eropa.
Alih-alih punya pengalaman di lapangan, Diego Martinez hanya punya pengalaman sepak bola di bidang akademik di Eropa, yakni gelar master di Manajemen Sepak Bola di Universitas Real Madrid.
Selepas menimba ilmu di bidang akademik, Diego Martinez pulang ke Ekuador dan sempat bekerja untuk pelatih Ekuador U-17 sebelumnya, yakni Patricio Urritia pada 2020.
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
-
Belanja Rp75 Ribu di Alfamart Bisa Tebus Murah: Minyak Goreng Rp36.900 hingga Sirup Marjan Rp6.900
Terkini
-
Tren Hunian Sehat Pascapandemi Meningkat Versi World Economic Forum
-
Kisah Rosid Slameto: Mengembangkan Bisnis Sajadah Traveling Custom hingga Pasar Jepang
-
Kesal dengan Israel, Kim Jong Un Kepikiran soal Perang Nuklir
-
DPR RI Soroti Larangan Impor Baja Usai Krakatau Steel Disuntik Danantara Rp4,93 Triliun
-
AI Dimanfaatkan Hacker, Phishing dan Ransomware Kini Lebih Sulit Dideteksi
-
Link Pendaftaran Antrian KJP Sembako 2026 Pasar Jaya untuk Dapatkan Bantuan Pangan
-
Petaka Balon Terbang di Tengah Hujan: Akhir Pilu Pencarian 3 Hari Bocah 5 Tahun di Ciamis
-
Ramadan Berbagi Bahagia, BRI Salurkan Bantuan ke Panti Asuhan di Banjarmasin
-
6 Rekomendasi Air Mineral pH Tinggi untuk Memperlambat Proses Penuaan
-
Jokowi Tegaskan Maafkan Rismon, Soal Restorative Justice Diserahkan ke Kuasa Hukumnya