Klub voli Korea, Jung Kwan Jang Red Sparks memberikan teguran resmi kepada fans Megawati Hangestri yang menonton langsung ke stadion.
Teguran ini buntut dari kelakuan suporter yang dinilai kurang elok saat Red Sparks menghadapi Al Peppers, Minggu (5/11/2023).
Pevoli asal Indonesia Megawati Hangestri tengah bersinar di Korea. Ia pun mendapat banyak dukungan dari publik Indonesia yang berada di Tanah Air maupun di Korea.
Namun, suporter Megawati Hangestri menjadi sorotan pencinta voli di Negeri Gingseng karena dianggap membuat gaduh saat menonton langsung di stadion. Tak cuma itu, fans Megawati dinilai sering mengejek pemain lawan saat melakukan servis.
Ada juga yang menyebut mereka sengaja membawa poster bernuansa politis dan mengganggu kenyamanan penonton lain karena berisik.
Sederet perilaku tersebut dikeluhkan oleh pencinta voli Korea. Red Sparks akhirnya angkat bicara yang memberikan peringatan kepada fans Megawati Hangestri di Korea.
"Pemain Megawati yang membanggakan itu terus melanjutkan permainan apik hari demi hari dan memberikan kebahagiaan kepada kami," tulis Res Sparks dalam akun media sosial resminya.
"Akan tetapi, sejak pertandingan Minggu (5/11) lalu, keterlibatan mereka yang sudah berlarut-larut dalam laga tersebut membuat beberapa penonton melakukan hal yang tidak diinginkan kepada tim lawan dan lawan," sambungnya.
Red Sparks meminta penggemar Megawati Hangestri untuk tertib demi kenyamanan bersama.
Baca Juga: Pemain Vietnam Doan Van Hau Resmi Absen di Piala Asia 2023, Ciut Nyali Diancam Sandy Walsh?
"Hal-hal ini harus dikendalikan, demi kepentingan Megawati. Olahraga memiliki arti sebenarnya dalam melakukan yang terbaik dengan adil dan dapat menerima hasilnya,"
"Perilaku mengejek tim lawan dan pemain lawan selama pertandingan, memaki penggemar yang mendukung tim lawan, dan mengkritik di media sosial tim lawan tidak pernah bisa menjadi sportif,"
"Harap menjaga etiket bersorak agar bisa menjadi tontonan pertandingan yang sehat dan membahagiakan," pungkas Red Sparks.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi
-
Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas
-
Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke
-
Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen
-
Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya
-
Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan
-
22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing
-
Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan
-
Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut
-
Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut