Pengamat sepak bola, Tommy Welly atau kerap disapa Bung Towel memang kerap sekali mengkritik kinerja Shin Tae-yong di Timnas Indonesia. Namun ia membantah kalau dirinya membenci pelatih asal Korea Selatan tersebut.
Nama Bung Towel memang selalu menjadi bahan perbincangan publik lantaran suara dimana ia mengkritisi kinerja Shin Tae-yong saat melatih Timnas Indonesia.
Tak pelak beberapa pihak menilai kalau pria 52 tahun ini tak suka dengan Shin Tae-yong. Bahkan tak sedikit dari mereka yang menyebut kalau Bung Towel merupakan pembenci STY.
Kabar ini pun langsung diluruskan oleh Bung Towel sendiri dalam Youtube Sport77 Official. Pengamat sepak bola kondang ini menyebut kalau dirinya tidak membenci Shin Tae-yong di Timnas Indonesia.
Ia menngkritik Shin Tae-yong karena profesionalitas dan proporsionalitas.
“Kenapa gusar, ada satu pundit yang mengkritik.Supaya STY itu bukan dewa, supaya tanggung jawab, profesional, dan proporsional, dia gajinya tinggi,” kata Bung Towel di kanal YouTube Sport77.
Karena persoalan profesional dan proporsional, apakah Shin Tae-yong sudah memenuhi target? dengan segala support dan fasilitas yang diberikan.
“Jadi sebenarnya saya memberikan cakrawala yang lebih besar. Naturalisasi yang diberikan saat ini, itu permintaan Shin Tae-yong demi bisa berkompetisi di level Asia,” tambahnya.
“Makanya kita tunggu di situ. SEA Games dan AFF tidak dapat. SEA Games Indra Sjafri, itu harusnya dievaluasi,” imbuhnya.
Meski banyak mengkritik STY, pemilik nama lengkap Tommy Welly itu tetap memberi dukungan untuk memperbaiki prestasi sepak bola Indonesia.
“Masih dukung (STY). Yang menyedihkan, semua dilabeli, benci pribadi, nyinyir. Kan tidak ada urusan pribadi.,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Berkat Shin Tae-yong, Media Asing Optimis Timnas Indonesia Bisa Sulitkan Lawan di Piala Asia 2023
-
Tak Disangka, Hugo Samir Masuk dalam 9 Pemain yang Disorot Media Irak jelang Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
Pemain Andalan Thailand Akui Kekuatan Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong: Masa Depan Cukup Cerah
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam