Timnas Indonesia mesti menaklukkan sejumlah tantangan demi mengalahkan Filipina di Grup F putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong mengakui melawan Filipina tidaklah mudah. Sebab ada faktor non teknis yang menjadi kendala. Mulai dari jetlag karena Timnas Indonesia baru saja melakukan perjalanan dari Irak dan rumput sintetis digunakan di lapangan Filipina. Hal itu menjadi tantangan yang mesti dihadapi oleh pasukan Shin Tae-yong.
"Memang tidak semudah mengucapkan, tapi kami telah memulihkan fisik para pemain, jadi tidak masalah. Besok di pertandingan kami mungkin akan memiliki sejumlah kekurangan dalam hal kebugaran, tapi kami telah melakukan persiapan yang baik dari sisi mentalitas pemain, jadi kami dapat melewati dengan baik," kata Shin Tae-yong dalam konferensi pers, Senin (20/11/2023).
Pelatih yng karib disapa STY tersebut menyinggung kekalahan Timnas Indonesia dari Irak dengan skor 1-5 pada matchday pertama.
Menurutnya, kekalahan tersebut karena kesalahan para pemain sendiri.
"Mengenai kekalahan kami 1-5 dari Irak, kami tidak akan beralasan untuk itu, karena sebagian gol yang kami terima (kebobolan) akibat kesalahan kami sendiri. Saat kini kami berada di Filipina, kami akan bermain di lapangan dengan rumput sintetis, ini juga bukan situasi mudah untuk kami," tambahnya.
Walau begitu, Shin Tae-yog menjajikan pertandingan menarik saat Timnas Indonesia dijamu Filipina.
"Irak dan Filipina adalah dua tim yang memiliki perbedaan besar. Bukan hanya tentang gaya permainan, ada banyak perbedaan," kata STY.
"Jadi kami mencoba menyesuaikan gaya permainan kami untuk menghadapi Filipina, kami sudah bersiap dengan baik jadi anda dapat melihat pertandingan yang menarik besok," sambungnya.
Baca Juga: Deretan Kemenangan Terbesar Timnas Indonesia atas Filipina: Pernah Menang Selusin Gol
Sesuai jadwal, duel Filipina vs Timnas Indonesia berlangsung di Stadion Rizal Memorial, Selasa (21/11/2023) pukul 18.00 WIB.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Agar Indonesia Maju dari Kekayaan Biodiversitas, Kepala BPOM: Kolaborasi Riset dan Dunia Usaha
-
Berapa Besaran Zakat Fitrah 2026? Begini Cara Menghitungnya
-
Viral Perang Sarung di Grobogan Berujung Tragis, Ini 7 Fakta yang Terungkap
-
Vonis Korupsi Tata Kelola Minyak: Eks Dirut Pertamina International Shipping Dihukum 9 Tahun Penjara
-
Rating Calvin Verdonk dan Aksi Heroik Lille OSC Balikkan Keadaan Lawan Crvena Zvezda di Liga Europa
-
Tangis Ibu Fandi Ramadhan dan Radit Ardiansyah Pecah dalam RDPU Komisi III DPR
-
Cedera Parah 6 Bulan, Donny Warmerdam Kembali Bela PSIM Yogyakarta
-
Joseph Oetomo: Sosok di Balik PT Toba Pulp Lestari, Berapa Porsi Sahamnya?
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Tragedi Rel Kereta: 16 Nyawa Melayang, KAI Ingatkan Bahaya Ngabuburit di Jalur Terlarang