Timnas Indonesia dan Vietnam sama-sama dipandang sepele oleh striker Irak yang kini sudah pensiun, Ahmed Mnajed.
Ia menyebut kalau tim di Asia Tenggara tersebut bukanlah level Irak saat ini.
Seperti diketahui, Timnas Indonesia dan Vietnam pernah menjajal kekuatan Irak pada laga Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Kedua tim Asia Tenggara tersebut harus menelan kekalahan saat berjumpa tim Singa Mesopotamia. Timnas Indonesia mengalami kekalahan 1-5 atas Irak di Stadion Basra.
Vietnam juga mengalami kekalahan saat bertemu Irak di kandang sendiri dengan skor 0-1.
Hasil ini pun membuat salah satu striker Irak yang kini sudah pensiun dari dunia sepak bola, Ahmed Mnajed memberikan tanggapan.
Ia menilai kalau 2 tim di Asia Tenggara tersebut bukan levelnya Irak saat ini. Justru kemenangan tersebut menjadi pelajaran Irak untuk mengevaluasi tim, terutama di sektor pertahanan.
"Pelatih Jesus Casas tidak boleh terkecoh dengan hasil kemenangan melawan Indonesia dan Vietnam karena bukan selevel. Irak akan menghadapi tim kuat di Piala Asia, dan harus diingat bahwa Irak memenangkan edisi 2007 berkat pertahanannya," ujar Ahmed Mnajed dilansir dari WinWin.
Adapun Irak akan kembali berjumpa dengan Timnas Indonesia dan Vietnam kembali. Turnamen terdekat yang mempertemukan Irak dan kedua tim tersebut yakni Piala Asia 2023 mendatang.
Baca Juga: Profil Masatada Ishii, Pelatih Baru Timnas Thailand Pengganti Mano Polking
Piala Asia 2023 sendiri dijadwalkan akan digelar mulai pada 12 Januari hingga 10 Februari 2024.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan