Mengenal lebih jauh sosok Masatada Ishii, pelatih asal Jepang yang secara mendadak ditunjuk sebagai pelatih Timnas Thailand menggantikan Alexandre ‘Mano’ Polking.
Timnas Thailand baru-baru ini membuat keputusan mengejutkan dengan mendepak Alexandre ‘Mano’ Polking dan menggantikannya dengan Masatada Ishii.
Keputusan itu terbilang mengejutkan sebab Mano Polking dipecat sesaat setelah membawa Thailand menang 3-1 atas Singapura di putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, Selasa (21/11).
Selain dipecat sesaat setelah menang atas Singapura, pemecatan Mano Polking sendiri terjadi di tengah laju apik tim nasional berjuluk Gajah Perang itu.
Ya, sejak menukangi Thailand pada 2021 kemarin, pelatih berpaspor Jerman tersebut mampu membawa Gajah Perang menjuarai Piala AFF 2020 dan 2022.
Bahkan saat dipecat, Mano Polking berhasil membawa Thailand menduduki peringkat dua sementara grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, alias berpotensi lolos ke putaran ketiga.
Sayangnya keputusan Thailand sudah bulat. Mano Polking harus meninggalkan kursinya dan membiarkan Masatada Ishii mengembang jabatan pelatih.
Lantas, siapakah sosok Masatada Ishii itu? Bagaimana rekam jejaknya hingga diplot sebagai pelatih baru Timnas Thailand menggantikan Mano Polking?
Pelatih Berprestasi di Thailand
Baca Juga: Tokyo Verdy Selangkah Lagi Promosi, Nasib Pratama Arhan Belum Jelas
Masatada Ishii merupakan pelatih dan mantan pesepak bola asal Jepang yang lahir Ichihara, Chiba, pada 1 Februari 1967 atau saat ini berusia 56 tahun.
Kiprahnya di sepak bola bermula sebagai pemain, di mana Ishii bermain di klub-klub Jepang seperti NTT Kanto, Kashima Antlers, dan Avispa Fukuoka.
Dulunya ia bermain sebagai gelandang dan mampu meraih beragam gelar domestik di Jepang, terutama saat bermain bagi Kashima Antlers.
Usai pensiun pada tahun 1998, Ishii kemudian melanjutkan kiprahnya di sepak bola sebagai pelatih. Kariernya pertama di dunia kepelatihan adalah kala menjadi pelatih fisik Kashima Antlers pada 1999.
Kiprahnya sebagai pelatih fisik itu berlangsung lama. Barulah pada 2015, Ishii terpilih sebagai pelatih menggantikan Toninho Cerezo yang dipecat Kashima Antlers.
Tak butuh waktu lama, Ishii menunjukkan sentuhan magisnya dengan membawa Kashima Antlers meraih gelar J.League Cup pada 2015 serta gelar J-League dan Emperor’s Cup pad 2016.
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Kylian Mbappe Bocorkan Tips Rahasia demi Prancis Juara Piala Dunia 2026
-
Halal Bihalal Bank Sumsel Babel 2026: Perkuat Sinergi dan Bangun Budaya Kerja Positif
-
Kondisi Terkini Jalur Puncak Cianjur - Bogor, Hujan Deras Picu Kabut Tebal
-
Kecelakaan Beruntun di Jalur Bogor-Sukabumi: 5 Orang Luka, Arus Lalu Lintas Sempat Tersendat
-
Andrie Yunus Jalani Operasi Lanjutan, Dokter Fokus Selamatkan Bola Mata Kanan
-
5 Fakta Aksi Begal Sadis di Prabumulih: Korban Ditendang hingga Motor Raib
-
Arus Lebaran 2026 Menguat, Tol GempolPasuruan Didominasi Pergerakan ke Arah Pasuruan
-
Optimalkan SDA untuk Kemandirian Nasional, Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi
-
Prabowo Dorong Reformasi TNI: Penegakan Hukum Internal Diperketat, Tak Ada Toleransi Pelanggaran!
-
Keputusan Carlo Ancelotti Coret Neymar Bikin Marah Legenda Brasil