Suara.com - Video yang baru dirilis Universitas Brigham Young di Idaho, Amerika Serikat membandingkan orang yang melakukan masturbasi dengan tentara yang terluka. Mereka juga mendorong mahasiswa untuk memberitahu otoritas agama apabila ada temannya yang melakukan masturbasi.
Video yang aneh dan mengerikan itu diberi judul, “Terluka di Medan Perang,” membandingkan tentang melaporkan seorang teman yang melakukan masturbasi kepada otoritas agama dengan menyelamatkan tentara yang terluka di medan perang.
Dalam video tersebut, Presiden Brigham Young University Kim B Clark mengingatkan para mahasiswa untuk mengulurkan bantuan kepada teman sekamar: Apabila perlu, bicaralah kepada Uskup, beritahu orang lain yang bisa melakukan sesuatu kepada teman anda yang sedang bermasalah.”
Masturbasi adalah musuh, dan seorang jemaat Gereja Mormon harus waspada.
“Godaan dari perang sangat banyak, pertempuran adalah nyata, dan musuh juga pintar. Musuh juga kejam dan tidak punya belas kasihan. Kita tidak boleh menganggap remeh bahaya. Kita harus waspada dan berani,” itulah kalimat pengantar dari video antimasturbasi tersebut.
Dalam video tersebut digambarkan seorang mahasiswa yang kecanduan pornografi dari internet dan teman sekamarnya sama sekali tidak melakukan apa-apa. Akibat kecanduan pornografi di internet, mahasiswa itu tidak pernah lagi beribadah ke gereja.
Berita Terkait
-
Khusus Hari Ini, Promo M-Tix Buy 1 Get 1 Free untuk Film Musuh Dalam Selimut
-
Film Musuh Dalam Selimut: Kisah Perselingkuhan dari Orang Terdekat
-
8 Film Yasmin Napper, Musuh dalam Selimut Segera Tayang di Bioskop
-
Musuh Dalam Selimut: Kisah Pengkhianatan dengan Plot Twist yang Meledak
-
Totalitas Akting di Musuh Dalam Selimut, Muka Megan Domani Lebam-Lebam Terkena Pukulan Yasmin Napper
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Pascabanjir Sumatra, Penanganan Beralih ke Pemulihan Layanan Kesehatan dan Kebutuhan Dasar
-
Indonesia Tancap Gas Jadi Pusat Halal Dunia lewat D-8 Halal Expo Indonesia 2026
-
Literasi Halal Dinilai Masih Lemah, LPPOM Siapkan Pelajar Jadi Agen Perubahan
-
Jepang Studi Banding Program MBG di Indonesia
-
Kasus Korupsi LPEI Berkembang, Kejati DKI Tetapkan 4 Tersangka Baru dan Sita Aset Rp566 Miliar
-
Merasa Tak Dihargai, Anggota DPR Semprot Menteri KKP: Kami Seperti 'Kucing Kurap'
-
Korban Bencana Boleh Manfaatkan Kayu Hanyut, Kemenhut Juga Stop Penebangan Hutan
-
Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL
-
BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam