- Seorang sopir angkot melakukan tindakan asusila di dalam kendaraannya di wilayah Jakarta Barat pada Minggu, 3 Mei 2026.
- Aksi tersebut dihentikan oleh pejalan kaki yang memergoki dan merekam kejadian, menyebabkan pelaku segera melarikan diri dari lokasi.
- Polsek Grogol Petamburan sedang melakukan penyelidikan intensif serta mencari keberadaan pelaku yang identitasnya belum diketahui oleh warga sekitar.
Suara.com - Seorang sopir angkutan kota (angkot) di kawasan Jakarta Barat terekam kamera melakukan tindakan asusila berupa masturbasi atau onani di dalam kendaraannya sendiri.
Dalam rekaman video yang salah satunya diunggah oleh akun instagram @jakbarviral, terlihat angkot tersebut awalnya menepi di pinggir jalan.
Tanpa rasa malu, sang sopir kemudian mulai melakukan aksi tak senonoh tersebut di balik kemudinya.
Aksi bejat itu terhenti setelah seorang pejalan kaki memergoki dan langsung menegur pelaku sambil merekam kejadian tersebut.
Sadar perbuatannya terbongkar, sopir angkot itu langsung tancap gas melarikan diri, meninggalkan lokasi.
Kanit Reskrim Polsek Grogol Petamburan AKP Alexander Tengbunan, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah memantau video viral tersebut dan melakukan penyelidikan.
"Terlihat di video dia sendiri di mobilnya, mobil angkot dia lagi melakukan aksinya. Ada orang datang memvideokan," kata Alex kepada wartawan, Senin (4/5/2026).
Alex juga mengaku sudah mendatangi lokasi kejadian untuk mengumpulkan bukti dan mencari petunjuk.
Namun, hingga saat ini, identitas sang sopir masih menjadi teka-teki karena tak satu pun warga sekitar yang mengenali pelaku maupun kendaraan tersebut.
Baca Juga: Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!
“Kami sudah monitor, sudah cek TKP, tapi yang bersangkutan sudah tidak ada. Belum ada yang mengenal sopir angkot itu juga,” ujar Alex.
Kekinian, polisi tengah melakukan perburuan intensif untuk meringkus pelaku yang telah meresahkan masyarakat tersebut.
Di sisi lain, Alexa mengimbau kepada warga yang merekam aksi tersebut atau merasa menjadi korban untuk segera melapor secara resmi ke kantor polisi.
"Jadi kita masih menunggu yang bersangkutan ini di mana korban membuat polisi. Kami sudah datang ke TKP. Kami menunggu korban," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak
-
Tragedi Proyek Sekolah Rakyat, 3 Pekerja Hanyut di Sungai Ogan Saat Menyeberang
-
Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue
-
Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan
-
Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan
-
IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau
-
Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara
-
Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus
-
BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah
-
Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026