Suara.com - Sekretariat Jenderal DPR RI akan mengirim tujuh stafnya untuk mendapatkan kursus singkat di Kongres Amerika. Sekjen DPR RI Winantuningtyastiti mengatakan, pengiriman tersebut merupakan kelanjutan dari program pertukaran antara staf DPR dan Kongres Amerika yang sudah berjalan. Saat ini, kata Win, sudah ada dua staf Sekjen DPR yang tengah bekerja selama satu bulan di Kongres Amerika.
“Ini pengalaman yang sangat bagus bagi staf,” kata Winantuningtyastiti, usai pertemuan dengan utusan USAID dan LoC, Rabu (12/2), seperi dilansir laman dpr.go.id.
Dalam pertemuan tersebut hadir Miles F Toder Director of Democratic Governance dari Kedubes Amerika Serikat dan Mr. Will dari USAID. “Sebetulnya kita kerja sama sudah lama sekali sekitar 15 tahun dengan Library of Congress. Kita dikasih buku-buku dan ada pertukaran kunjungan. Layak saya berterima kasih atas kerja samanya selama ini,” ungkap Win.
Win menuturkan, para staf Sekretariat Jenderal DPR RI yang ikut belajar di Amerika sebelumnya cenderung pasif. Hanya diam dan mendengarkan saja. Kini, para staf DPR itu sudah mulai berani menyampaikan ide-ide dan pandangannya.di forum-forum internasional.
“Kebetulan staf PNS kita yang terus dipantua oleh mereka. Jika dulu hanya duduk dan mendengar. Tapi, sekarang sudah tegak dan berani menyampaika pendapat secara terbuka. Jadi, ini luar biasa kemajuannya.”tegasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Siasat Busuk Eks Anggota Ombudsman Yeka Hendra Bela Mafia CPO Terbongkar, Kini Resmi Masuk Bui!
-
Mendagri Pastikan Pascabencana Sumatera Masuk Tahap Pemulihan, Anggaran Rp100,1 Triliun Disiapkan
-
Renduk Pemulihan Pascabencana Himpun 11.512 Kegiatan, Ini Skala Prioritasnya
-
Standardisasi Kemasan Rokok, Kebijakan Kesehatan atau Ancaman Ekonomi Rakyat?
-
Tak Pandang Bulu! Bareskrim Akui Anggota Polisi Berinisial AFH Terseret Kasus Narkoba B Fashion
-
Sambil Terisak, Megawati Tegaskan Indonesia Haramkan Hubungan Diplomatik dengan Israel
-
Uang Negara Menguap Triliunan! Kejagung Didesak Bongkar Mafia di Balik Investasi Telkomsel ke GoTo
-
Geger! Kafe AfterHour di Poins Square Hangus Dilalap Sijago Merah, Satu Karyawan Jadi Korban
-
Teka-teki 9 Kotak Jam Mewah Fadia Arafiq, KPK Buru Sisa Rolex yang 'Hilang' dari Wadahnya
-
Waspada Lewat S. Parman! Begal Modus Polisi Gadungan Gentayangan, Tuduh Korban Bawa Narkoba