Matamata - Seminggu pasca erupsi Gunung Kelud, ribuan pengungsi di Kabupaten Kediri, Kabupaten Blitar dan Kabupaten Malang sudah mulai meninggalkan tempat-tempat pengungsian.
Berdasarkan keterangan BNPB, jumlah pengungsi yang mendiami 34 tempat pengungsian di Kabupaten Kediri mencapai 27.689 orang. Para pengungsi sudah diperbolehkan untuk pulang hari Jumat (22/2/2014). Meski demikian, warga diminta untuk tidak memasuki wilayah radius 5 kilometer di sekitar Gung Kelud.
Untuk mengangkut para pengungsi yang ingin pulang, Pemda, TNI dan Polri telah menyediakan truk. Sementara itu, para pengungsi yang rumahnya rusak berat, masih akan bertahan di tempat pengungsian sampai rumah mereka selesai diperbaiki.
Di Kabupaten Blitar, sebagian besar pengungsi sudah pulang ke rumah masing-masing. Kini, hanya tinggal 136 jiwa saja yang masih bertahan di 3 tempat pengungsian.
Sementara itu di Kabupaten Malang, jumlah pengungsi masih ada 35.575 orang yang tersebar di 57 tempat pengungsian. Sebanyak 10.000 pengungsi sudah pulang dengan menggunakan 30 truk dari TNI dan BPBD hari Kamis (21/2/2014).
Berita Terkait
-
Gunung Sinabung Kembali Erupsi, Status Naik Jadi Siaga
-
Gunung Semeru Erupsi Lima Kali Pagi Ini, Warga Diminta Jauhi Radius 13 Kilometer
-
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Lagi! Radius 5 KM Wajib Steril
-
Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara
-
Gunung Anak Krakatau Siaga, Radius Bahaya 3 Km dari Pusat Erupsi
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 4 Tips Merebus Telur agar Mudah Dikupas, Hasil Mulus Sempurna
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
Pilihan
-
Terbuang dari Klub Orang Indonesia, Emil Audero Selangkah Lagi ke Rayo Vallecano
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
Terkini
-
Sengketa Lahan Bertahun-tahun, Warga Banjarsari Bermalam di Kantor Bupati Lahat
-
Babakan Cileungsi Mencekam, Pemilik Rumah Pingsan Menyaksikan Tempat Tinggalnya Ludes Terbakar
-
Pengadaan Smartboard Disdik Bogor Diusut KPK
-
Depok Buka Kuota Gratis Kerjaan Sopir di Jepang untuk 1.000 Warga
-
Gunung Gede Pangrango Tutup Pendakian Sampai Waktu yang Belum Ditentukan
-
Gandeng Konsultan ITB Tangani Banjir, Bupati Serang Minta Langkah Ini Diduplikasi
-
Wakil Ketua DPRD Jabar Iwan Suryawan Dorong Efisiensi BTT APBD untuk AI Karhutla
-
Keracunan Massal Santri Usai Santap MBG Jadi Perhatian Khusus Bupati Sidoarjo
-
Aktor Utama di Luar Negeri, Bareskrim Endus Pola Canggih Penyelundupan Narkoba Jalur Laut
-
Jonatan Christie Kejar Poin di China Masters, Tiket World Tour Finals Jadi Target