Suara.com - Indonesia Police Watch (IPW) mengingatkan Partai Demokrat dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) agar tidak mengintervensi kasus penculikan dan penyekapan dua pegawai Dimsum Festival yang melibatkan melibatkan Herdy M Peter, IPW melihat intervensi dimungkinkan karena Peter merupakan suami dari UP anggota DPR dari Partai Demokrat.
"IPW melihat intervensi tersebut sangat dimungkinkan. Sebab UP, istri Peter, adalah tokoh Partai Demorat yang juga anggota Komisi V DPR. Selain itu, Ny UP dari Dapil Lampung II ini juga anak purnawirawan jenderal polisi. Ditambah lagi, UP juga mantan Ketua Putera Putri Keluarga Besar Polri," ujar Ketua Presidium Indonesia Police Watch Neta S Pane dalam keterangan resmi IPW, Sabtu (22/2/2014).
Neta menambahkan selain itu Peter selalu menyebut-nyebut dirinya sangat dekat dengan Presiden SBY. Karena itu IPW mendesak Polri agar menjerat Peter dengan pasal berlapis, yakni penculikan, penyanderaan, penggunaan senjata api ilegal dan kepemilikan narkoba.Sebab, saksi mengatakan, di dalam rumah Peter terlihat banyak narkoba.
"Untuk itu, polisi harus segera menggeledah rumah Peter untuk mencari dan menyita narkoba milik Peter dan meneliti sisa-sisa tembakan yang dilepaskan Peter untuk meneror kedua orang yang disekapnya," tambah Neta.
IPW juga mengingatkan pihak kepolisian untuk menolak segala bentuk intervensi dalam menangani kasus ini. Selain itu IPW mendesak polisi bertindak cepat dalam menangani kasus sehingga dapat segera dilimpahkan ke pengadilan.
Berita Terkait
-
Kronologis Ayu dan Susi Disekap di Myanmar, Berawal dari Butuh Kerja
-
Penyekap Wanita di Bekasi Ditangkap, Siksa Korban 10 Hari karena Cemburu
-
9 Hari Mencekam! Kisah Wanita di Bekasi Lolos dari Penyekapan Pacar yang Cemburu Buta
-
Terkuak Motif Penyekapan di Bekasi: Pelaku Cemburu, Siksa Korban Dibantu Karyawan
-
IPW ke Panglima TNI: Jangan Biarkan Oknum Lindungi Koruptor dan Coreng Citra Institusi!
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih