Suara.com - Ereveld atau Makam Kehormatan Belanda Kembang Kuning menjadi tempat pertama yang dikunjungi Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal ) Belanda Vice Admiral Matthieu J.M. Borsboom di Kota Pahlawan, Surabaya, Jawa Timur, pekan ini.
Didampingi oleh Kasal Laksamana TNI Dr. Marsetio, Kasal Belanda beserta rombongan berziarah ke makam yang sarat akan sejarah tersebut.
Sebelum memulai ziarah, Borsboom bersama Marsetio meletakkan karangan bunga di Monumen Karel Doorman.
Setelah itu, acara dilanjutkan dengan mengheningkan cipta selama satu menit yang ditandai oleh bunyi terompet.
Makam Kehormatan Belanda yang juga disebut sebagai Makam Kehormatan Angkatan Laut ini terletak bersebelahan dengan pemakaman umum Kembang Kuning.
Di area pemakaman ini terdapat monumen Karel Doorman, yang diperuntukkan bagi personil Angkatan Laut yang gugur di laut pada saat terjadinya bencana besar di Laut Jawa atau "Slag in de Javazee" pada 27 Februari 1942.
Bencana tersebut menenggelamkan opsir Angkatan Laut Karel Doorman beserta armada aliansinya.
Selain itu, di Ereveld Kembang Kuning ini juga dimakamkan para korban sipil dari beberapa tempat penahanan di Jawa Timur, para tentara dari Angkatan Darat Kerajaan Belanda, para KNIL, para Marinir dan juga anggota dari Angkatan Laut Kerajaan Belanda.
Usai ziarah Brosboom meluncur ke Akademi Angkatan Laut (AAL), kemudian ke Koarmatim dan PT. PAL.
Jenderal bintang tiga tersebut bersama rombongan juga akan menikmati suasana Surabaya dengan mengunjungi Museum House of Sampoerna, Balai Pemuda, Balai Kota, dan tempat-tempat bernilai sejarah lainnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Blokade Laut AS ke Iran Masih Berlaku, Pasukan Donald Trump Siaga Tempur
-
Pemerintah Punya Tiga Opsi Hadapi Tekanan Fiskal, Salah Satunya Tambah Utang
-
Memahami Zeus's Law dalam Film The Odyssey, Penyederhanaan Xenia Epos Homer
-
Belum Ada Kuota Khusus, Penyandang Disabilitas Tertinggal di Program Andalan Prabowo
-
Houthi Serang 'Tambang' Arab Saudi, Harga Minyak Hampir 100 Dolar AS per Barel
-
Bisakah Laut Serap Lebih Banyak Karbon? Ilmuwan Uji Cara Baru Hadapi Perubahan Iklim
-
4 Micellar Water Probiotic Jaga Keseimbangan Skin Barrier pada Kulit Kering
-
Berdayakan UMKM Lokal, BRI Hadirkan Pelatihan Terpadu Lewat Rumah BUMN Demak
-
Viral Denda Ban Gundul Rp250 Ribu, Korlantas Polri Ungkap Fakta Sebenarnya
-
Survei SMRC Beberkan Dua Faktor Utama Kepuasan Publik ke Presiden Prabowo Anjlok Tajam