Sedikitnya 27 orang tewas dalam sebuah serangan di sebuah stasiun kereta di Kota Kunming, Provinsi Yunnan, Cina, Sabtu (1/3/2014) malam waktu setempat. Pelaku penyerangan adalah sekelompok orang bersenjatakan pisau.
Lansiran Reuters, mengutip informasi dari kantor berita Xinhua, selain membunuh 27 orang, para penyerang juga melukai 162 orang lainnya. Belum ada keterangan lengkap mengenai kronologis kejadian. Kepolisian setempat juga belum bersedia memberikan informasi lebih lanjut.
Kepada Xinhua, Yang Haifei, salah seorang warga Kunming menuturkan kejadian yang dialaminya. Ketika itu ia sedang membeli tiket di stasiun Kunming. Tiba-tiba datang sekelompok orang berpakaian serba hitam dan menyerang orang-orang yang ada di stasiun tersebut.
"Saya melihat seseorang mendatangi saya sambil membawa pisau panjang dan saya langsung lari bersama orang-orang lain," tutur Haifei.
"Orang-orang yang kalah cepat berlari menjadi korban para penyerang," lanjut lelaki tersebut.
Xinhua juga melaporkan bahwa beberapa tersangka pelaku sudah diamankan kepolisian. Melalui situs resminya, televisi nasional Cina menyebut serangan tersebut sebagai "serangan teror".
Hingga saat ini, motif di balik penyerangan tersebut belum dapat dipastikan. Belum ada pula pihak yang mengaku bertanggung jawab dalam serangan tersebut.(Reuters)
Berita Terkait
-
Serangan Beruntun Guncang Thailand Selatan, Narathiwat Terapkan Jam Malam
-
Rahasia Bisnis Orang Cina, Arab, dan India: Dagang itu Gak Mudah Lho!
-
"Paket Santet" Hadirkan Teror Lewat Kiriman Online dan Dendam Masa Lalu
-
1 WNI Hilang saat Kapal MV Tihamah Diserang di Laut Merah, Ini Kata-kata Kemlu RI
-
Tampang Saepul Penjual Piscok Pelaku Mutilasi di Depok
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan