Suara.com - Matamata - Seorang anak berusia 12 tahun di Inggris memperkosa adik perempuannya yang masih berusia 7 tahun setelah menonton konten pornografi dalam sebuah game Xbox. Meski mengakui perbuatannya, bocah tersebut dibebaskan atas pertimbangan keutuhan keluarga.
Kisah ini berawal saat bocah yang tidak disebutkan namanya tersebut bermain Xbox di rumah seorang kawan. Di salah satu game, ia melihat adegan seks yang tidak sepantasnya ditonton anak seusianya.
Setelah menyaksikan adegan panas tersebut, si bocah memutuskan untuk mempraktekannya dengan adik kandung perempuannya sendiri. Pemerkosaan tersebut terjadi berulang kali selama bulan Maret hingga Mei tahun lalu.
Aksi bejat si bocah baru terungkap pada musim gugur tahun lalu. Bocah yang kini sudah berusia 13 tahun mengakui dua tuduhan yang diarahkan padanya, kekerasan dan pemaksaan hubungan seksual terhadap anak-anak.
Namun, pengadilan merasa hanya akan menghancurkan keluarganya, jika si bocah ditahan. Oleh karena itu, pengadilan hanya mengharuskan si bocah rutin menghadap suatu tim pengawas selama 12 bulan. Tim pengawas tersebut sengaja dibentuk sebagai alternatif hukuman penjara bagi anak-anak berusia 10 hingga 17 tahun.
Dalam sebuah pernyataan, korban, yang merupakan adik si pelaku, mengaku sedih atas perlakuan si kakak kepadanya. Namun ia ingin kakaknya pulang, karena ia sayang padanya dan ingin bisa kembali bermain bersama sang kakak. (Dailymail)
Berita Terkait
-
Nasib Kasus Febrie Adriansyah Kini di Tangan Kuntadi, Akankan Diusut Tuntas?
-
QRIS Indonesia Makin Mendunia, BI Kebut Kerja Sama Pembayaran dengan Arab Saudi dan Hong Kong
-
Cak Imin Pastikan Prabowo Hadiri Puncak Harlah ke-28 PKB Malam Ini: Pasti Berpidato!
-
Mesin Mobil Bergetar Saat RPM Rendah? Jangan Panik, Ini Penyebab dan Solusi Praktisnya
-
Cabai Makin Murah, Tapi Daging Sapi dan Telur Ayam Terus Naik, Ini Update Harga Pangan
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi
-
Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B
-
Minta Rp4 Juta lalu Sita HP Korban! Modus Polisi Gadungan Terbongkar di Banyumas
-
Indonesia Masih Bergantung pada Obat Impor, Kemandirian Farmasi Jadi Tantangan
-
Nekat Gelantungan di Pintu KRL saat Mabuk, Pria Ini Resmi Masuk Daftar Hitam KAI Commuter