Suara.com - Foto sejumlah penumpang pesawat Malaysia Airlines rute penerbangan Kuala Lumpur-Beijing yang hilang di wilayah udara Vietnam mulai beredar di dunia maya. Laman The Mirror menampilkan foto dua warga Kanada yang berada di dalam pesawat tersebut.
Mereka adalah Muktesh Mukherjee (42 tahun) dan istrinya Xiamo Bai (37 tahun). Foto tersebut diambil dari laman Facebook mereka. Selain itu, ada juga foto penumpang lainnya yaitu Catherine dan Robert Lawton dari Brisbane Malaysian Air Crash Victims.
Mirror juga mewawancara bekas tentara Kolonel Richard Kemp tentang kemungkinan serangan teroris sebagai penyebab hilangnya pesawat tersebut.
“Kemungkinan adanya serangan teror harus tetap jadi pertimbangan serius. Dua penumpang diduga menggunakan paspor Uni Eropa palsu dan tidak ada sinyal dari pilot. Kita telah melihat serangan teror yang terjadi di Cina belum lama ini di mana kelompok minoritas Uighur punya jaringan ke kelompok teroris. Mereka adalah kelompok militan yang kerap melakukan aksi teror,” kata Kemp.
Hilangnya pesawat Malaysia Airlines memunculkan isu teror karena adanya dua penumpang yang menggunakan paspor palsu. FBI dikabarkan telah sepakat untuk mengirimkan agen dan tim ahli teknik untuk membantu pengungkapan hilangnya pesawat tersebut. (Mirror)
Berita Terkait
-
Pilot Malaysia Airlines Selundupkan Ekstasi ke Jakarta Tanpa Bantuan Orang Dalam Bandara
-
Terungkap, Rahasia Pilot Malaysia Bawa Narkoba Rp160 M Lolos Pemeriksaan KLIA
-
Presiden Asosiasi Pilot Malaysia: Saya Sangat Malu Ada Pilot Selundupkan Narkoba ke Indonesia
-
Malaysia Airlines: Pilot yang Selundupkan Narkoba ke Jakarta Tidak Bawa Pesawat
-
Ribuan Pilot Malaysia Airlines Tes Narkoba Buntut Selundupan Ekstasi ke Bandara Soetta
Terpopuler
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
- Kunjungi Korban Gempa di NTT Hari Ini, Gus Miftah Gelontorkan Bantuan Rp500 Juta
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Cara Mencari Alas Segitiga: Lengkap dengan Rumus dan Contoh Soalnya
-
5 Rekomendasi Eyeliner Tahan Air Terbaik, Mata On Point Seharian dan Anti Luntur
-
Jangan Takut Gagal, Kisah Reski Menembus Pendidikan Tinggi Lewat BIDIKSIBA PTBA
-
BPK Audit Kinerja MK dalam Penanganan PHPU 2024 Meski Raih Opini WTP
-
8 dari 10 Anak Indonesia Kekurangan DHA, Ini yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Wajah Lain Krisis Karhutla: Anak Terpapar Asap, Perempuan Lebih Berat Merasakan Beban
-
Tanpa Disadari, Teknologi Ini Diam-Diam Mengubah Cara Kita Menjalani Hari
-
KAMMI Minta Aksi AMPB 27 Agustus Ditahan, Khawatir Ditunggangi hingga Picu Kerusuhan
-
PALHI Desak Kejagung Usut Tuntas Dugaan Korupsi PT TPL, Minta Big Boss Diperiksa
-
KAMMI Tolak Aksi Warga Pati di DPR, Tetap Dukung RUU Perampasan Aset