Suara.com - Dari 239 penumpang pesawat Malaysia Airlines yang hilang, dua di antaranya warga Indonesia yang diduga tinggal di Citra Garden 5 Blok D 1/23, RT 11/10, Kamal, Kalideres, Jakarta Barat. Mereka adalah Ferry Indra Suadaya dan Herry Indra Suadaya.
suara.com yang datang ke rumah tersebut untuk mencari kepastian, sejauh ini belum berhasil menemui anggota keluarga. Pintu gerbang rumah ditutup rapat, pemilik rumah belum bersedia menerima kedatangan wartawan.
Ketua RT setempat, Fenny Suhendra (36), membenarkan Ferry dan Herry adalah warganya. Tapi, Fenny sangat jarang bertemu anggota keluarga di rumah itu. Seingatnya, pertemuan terakhir terjadi tahun 2013.
"Saya jarang bertemu. Terakhir bertemu itu juga sama istrinya, waktu perpanjang KTP, itu tahun lalu," katanya.
Ferry dan Herry, kata Fenny, sibuk bekerja sehingga amat jarang bisa bertatap muka.
"Mereka kerja sampai malam, lalu kalau akhir pekan dihabiskan bersama keluarga. Jadi kita jarang bertemu. Tapi kebanyakan warga sini kaya gitu. Kerja pagi pulang malam, kan enggak pernah ketemu jadinya," ujarnya.
Fenny menambahkan warga di perumahan kenal dengan keluarga Herry dan Ferry lantaran membuka usaha jasa reparasi Air Conditioner (AC).
"Kita tahunya dia buka reparasi AC. Tapi dia juga kerja, kerjanya di mana kita kurang tahu," kata Fenny.
Pesawat bernomor penerbangan MH370 itu berangkat dari Kuala Lumpur menuju Beijing. Pesawat tersebut kemudian hilang dari pemantauan di wilayah perairan Vietnam. Berdasarkan daftar penumpang yang dirilis Malaysia Airlines, ada 239 penumpang dari 14 negara, tujuh di antaranya merupakan WNI.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Pasien Cuci Darah Jadi Korban Ditolak RS
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah
-
Istana Buka Suara soal Siswa SD Akhiri Hidup di NTT
-
Momen Langka di Abu Dhabi, Kala Prananda Prabowo Jadi Fotografer Dadakan Megawati
-
Haris Rusly Moti: Strategi Multi-alignment, Manuver Cerdas Prabowo untuk Palestina Merdeka
-
Anak Buah Terjaring OTT KPK, Menkeu Purbaya: Kenapa Terpukul? Ini Titik Masuk Perbaikan