Suara.com - Seorang pengusaha Iran diduga menjadi orang yang memesankan tiket untuk dua penumpang Malaysia Airlines yang menggunakan paspor palsu. Aparat keamanan Thailand tengah memburu pengusaha Iran tersebut yang bernama Kazem Ali.
Salah satu petugas biro perjalanan di Pattaya mengatakan, pengusaha Iran itu menghubungi dia dan memesan dua tiket untuk penerbangan 1 Maret 2014. Dia hanya mengenal pengusaha Iran itu dengan panggilan Mr Ali.
Petugas biro perjalanan itu memesan tiket dengan maskapai penerbangan lain namun pemesanan sudah penuh. Lalu, pada 6 Maret, Mr Ali meminta dia untuk kembali memesan tiket.
Kemarin, otoritas penerbangan Malaysia mengklaim sudah berhasil mengidentifikasi salah satu penumpang Malaysia Airlines yang menggunakan paspor palsu.
Pihak Malaysia memastikan pencuri paspor milik penumpang Malaysia Airlines bukan orang Asia. Hal itu dikatakan Kepala Penerbangan Sipil Malaysia Azharuddin Abdul Rahman.
“Apakah Anda tahu pemain sepak bola Mario Balotelli, seperti itulah kira-kira cirinya,” katanya.
Saat ini, 10 negara telah melibatkan diri dalam pencarian pesawat Malaysia Airlines. Pencarian dipusatkan pada 10.500 kilometer persegi wilayah laut, di antara Teluk Thailand dan Laut Cina Selatan. (Dailymail)
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Sepatu Lari Diadora Diskon 50 Persen di Sports Station, Harga Jadi Rp200 Ribuan
- 5 Cushion Matte untuk Menutupi Bekas Jerawat dan Noda Hitam, Harga Terjangkau
Pilihan
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
Terkini
-
Zionis Israel Targetkan Anak Sekolah, Pelajar 14 Tahun Ditembak Mati di Tepi Barat
-
AS Teken Kontrak Rahasia dengan 7 Raksasa AI, Era Perang Tanpa Manusia Dimulai?
-
Kiai Ponpes di Pati Diduga Lecehkan 50 Santri: Modus Doktrin Agama, Terancam Dikebiri
-
Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh
-
Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru
-
Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana
-
Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat
-
Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru
-
May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut
-
Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi