Suara.com - Radar militer Malaysia sempat mendeteksi pesawat Malaysia Airlines sebelum hilang pada hari Sabtu (8/3/2014) dini hari. Berdasarkan pantauan radar, pesawat tersebut sempat terbang ke sebuah tempat di perairan Selat Malaka.
Lokasi tersebut berada ratusan mil dari titik di mana pesawat bernomor penerbangan MH370 itu hilang kontak. Pernyataan tersebut dikeluarkan panglima angkatan udara Malaysia, Rodzali Daud, dalam sebuah konferensi pers hari Rabu (12/3/2014).
Menurut Rodzali, pesawat tersebut terpantau radar pada Sabtu (8/3/2014) pukul 02.15 dini hari waktu setempat atau 45 menit setelah pesawat tersebut hilang dari pantauan pusat kendali lalu lintas udara di perairan Laut Cina Selatan.
Rodzali menambahkan, pesawat terdeteksi radar di titik yang berjarak 514 kilometer sebelah barat laut Pulau Penang. Pulau Penang sendiri terletak di perairan sebelah barat Malaysia.
Kendati demikian, Rodzali menegaskan bahwa informasi tersebut perlu diperkuat dengan bukti-bukti lain. (Reuters)
Berita Terkait
-
Seorang Pelajar AS Ungkap Teori Penyebab Hilangnya Pesawat Malaysia Airlines
-
Nelayan Temukan Benda Mirip Perahu Penyelamat
-
Aneh, Belum Satupun Penumpang yang Gagal Terbang Dengan Pesawat MAS Melapor
-
Calon Penumpang Pesawat MAS yang Gagal Ikut Terbang Berkicau
-
Polisi Malaysia Bantah Modifikasi Foto Dua Penumpang Malaysia Airlines
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK