Suara.com - Sopir bus Koantas 102 nomor polisi B 7258 jurusan Ciputat – Tanah Abang yang dibawa empat lelaki yang naik Toyota Avanza B 1131 TOL di Jalan Ciputat Raya, Tangerang Selatan, Banten, Minggu (16/3/2014) jam 11.35 WIB, ternyata adalah tersangka kasus pengeroyokan.
"Itu penangkapan kasus 170 KUHP/pengeroyokan," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto kepada suara.com. "Pelakunya di antaranya adalah sopir bus tersebut."
Dengan kata lain, empat lelaki yang turun dari mobil Avanza dan salah satu di antaranya membawa senjata laras panjang adalah anggota Polri yang sedang menjalankan tugas.
Sedangkan bus Koantas yang tadi diambil alih salah satu anggota di tengah jalan, kini diamankan sebagai barang bukti.
Kasus pengeroyokan yang melibatkan sopir Koantas, saat ini ditangani Kepolisian Sektor Ciputat.
Kasus penangkapan tersebut tadi membuat sebagian besar para penumpang bus panik bukan main. Sebagian di antara mereka sempat mengira anggota Polri berpakaian sipil tersebut sebagai preman.
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
Terkini
-
Nadiem Makarim: Jadi Menteri Umur 35 Tanpa Pengalaman, Banyak yang Tersinggung
-
Balita Meninggal Usai Tindakan Sedasi di RSUD Prambanan, Keluarga Laporkan Dugaan Malapraktik
-
Viral 'Pulau Sampah' di Muara Angke: Bagaimana Berakhir di Sana dan Apa Bahaya Tersembunyinya?
-
Pledoi Nadiem Makarim: Di Swasta Jujur Dihargai, di Pemerintah Kelugasan Dianggap Sombong
-
Detak Jantung Matahari Tak Lagi Normal, Ilmuwan Khawatir Efeknya Membahayakan Bumi
-
Sorot Transparansi Biaya Lawatan Prabowo, CELIOS Ingatkan Risiko Penggunaan Kocek Pribadi
-
Florida Gugat Sam Altman dan OpenAI, ChatGPT Dituding Membahayakan Anak-anak
-
Hasto Kristiyanto: Pancasila Merupakan Gugatan terhadap Imperialisme dan Kolonialisme
-
Kiamat, Langit Siang Mendadak Gelap! Kesaksian Warga Saat Badai Pasir Raksasa Menerjang
-
Analis: Presiden Prabowo Kini Terhimpit di Antara PDIP dan Jokowi