Suara.com - Indiana Pacers terus memantapkan posisinya dalam persaingan NBA musim ini, usai menekuk Philadelphia 76ers dengan skor 99-90, Senin (17/3/2014) waktu setempat.
Lance Stephenson mencetak 25 poin bagi Pacers dalam laga di kandangnya kali ini, sementara Paul George ikut berkontribusi 24 poin. Sebanyak 19 di antara sumbangan Stephenson dicetaknya pada paruh pertama.
Bagi 76ers, sayangnya hasil ini justru menjadi tambahan catatan buruk. Mereka saat ini sudah mencatat 21 kekalahan berturut-turut, sebuah "rekor" tersendiri bagi klub itu. Jika masih kalah lima kali lagi, mereka bahkan akan menyamai rekor kekalahan beruntun (26) NBA yang dialami Cleveland Cavaliers pada musim 2010-2011 lalu.
Di pertandingan lain, Oklahoma City Thunder yang bertandang ke markas Chicago Bulls, juga meneruskan catatan positifnya. Memenangi laga dengan 97-85, Thunder masih dimotori oleh Kevin Durant yang mencatatkan kontribusi 35 poin, 12 rebound dan 5 assist kali ini.
Bagi Durant, ini adalah penampilan berurutan ke-32 di mana ia mencetak skor 25 ke atas. Menurut pihak Thunder pula, ini adalah rekor kedua terpanjang dalam sejarah NBA 50 tahun terakhir.
Russell Westbrook turut menyumbang 17 poin dan 9 assist bagi Thunder. Sementara di kubu Bulls, sumbangan poin terbesar dibuat oleh Taj Gibson dengan 16 poin.
Berikut hasil-hasil pertandingan NBA pada Senin (17/3):
-Indiana PACERS vs Philadelphia 76ers: 99-90
-Oklahoma City Thunder vs Chicago BULLS: 97-85
-Atlanta Hawks vs Charlotte BOBCATS: 97-83
-Brooklyn NETS vs Phoenix Suns: 108-95
-Houston ROCKETS vs Utah Jazz: 124-86
-Dallas MAVERICKS vs Boston Celtics: 94-89
*Nama dengan huruf KAPITAL = tuan rumah
(Reuters/Infostrada)
Berita Terkait
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
AQUA dan DBL Bersatu, Dukung Generasi Muda Tetap Prima di Lapangan
-
Drama Comeback dan Tangis Tuan Rumah Warnai Semifinal Campus League The Nationals 2026
-
Drama Balas Dendam dan Kejutan Besar Warnai Pembukaan Campus League The Nationals 2026
-
Nostalgia Final 1999: Rico Lubis Sebut NBA Finals 2026 Tanpa LeBron James Lebih Menarik
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
55 Ribu Pekerja Terancam PHK, DPR Siapkan Rapat Koordinasi untuk Mitigasi
-
Israel Cuek Iran - AS Damai, Lebanon Terus Digempur
-
Nadiem Makarim: Banyak yang Larang Saya Jadi Menteri Jokowi
-
Kejagung 'Banjir' Alat Bukti Korupsi MBG, Upaya Sony Sonjaya Jadi JC Berakhir Sia-sia?
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Jaksa Kukuh Sebut Pembelian Chromebook Nadiem Kemahalan
-
Tak Layak Jadi Justice Collaborator! Kejagung: Sony Sonjaya Pelaku Utama Jual Beli Titik SPPG
-
Sufmi Dasco Sebut Narasi Indonesia Runtuh Sengaja Digoreng: Padahal Ekonomi Kita Kuat
-
Kasus Suap Bea Cukai Rp71 Miliar Masuk Pengadilan, Tiga Pejabat DJBC Segera Disidang
-
Prabowo Sebut NU Ada di Mana-mana: Kabinet Merah Putih Banyak NU, Tak Pernah Kalah