Suara.com - Calon Presiden Partai Gerakan Indonesia Raya, Prabowo Subianto menggratiskan dagangan seluruh pedagang kaki lima (PKL) yang ada di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (23/03/2014).
"Saya memanggil kepada seluruh pedagang kaki lima yang ada disini untuk menggratiskan dagangannya kepada para simpatisan yang ada disini, semuanya akan ditanggung oleh pak Taufik (ketua DPD Gerindra Jakarta)," ujar Prabowo dalam orasinya.
Sontak, para pedagang yang ada di Gelora Bung Karno turun ke tengah lapangan dan membagi-bagikan dagangannya mulai dari teh manis, tahu sumedang, hingga otak-otak kepada ribuan pendukung Gerindra.
Keadaan tersebut terlihat kacau namun tetap terkendali oleh kesigapan sejumlah kader Gerindra yang bertugas sebagai petugas keamanan.
"Tadi saya jualan di tribun atas, tapi begitu dengar pak Prabowo memanggil seluruh pedagang, saya merasa terpanggil dan turun ke lapangan," ujar salah seorang penjual tahu sumedang, Udum Durrahaman.
Udum mengaku ia membagi-bagikan 700 bungkus tahu sumedang seharga Rp2.000. Selain itu, ibu Rabiin, asal pekalongan yang menjual teh manis mengaku sudah membagikan 23 gelas yang harga satuannya Rp25.000.
"Awalnya saya kaget pas lagi keliling tapi mau gimana, orang-orang udah main ambil saja," aku Rabiin.
Kemudian pedagang air gula aren, Rois, juga mengaku telah membagikan sebanyak 200 gelas dagangannya, yang harga per satu gelasnya Rp4.000. Ada juga penjual Tahu Gejrot, Nurhasan yang sudah membagikan 50 porsi dimana satu porsinya seharga Rp5.000. Sasda, pedagang kacang goreng seharga Rp2.500 per bungkus mengaku telah menghabiskan 300 bungkus.
"Kita akan ganti 100 persen, kasian para pedagang kalau tidak diganti, tapi kami berharap mereka bisa mengutamakan kejujuran berapa yang mereka bawa itu yang kita ganti," ujar Ketua Dewan Pimpinan Daerah Gerindra DKI Jakarta, Muhammad Taufik.(Antara)
Berita Terkait
-
Presiden RI dan PM Singapura Tegaskan Kesepakatan Perihal Selat Malaka
-
Polri Disebut Korup Ke-18 Dunia, Pakar: Agenda Asing Rendahkan Kebijakan Prabowo
-
Bukan Cuma Jakarta, PM Narendra Modi ke Yogyakarta Demi Restorasi Candi Prambanan
-
Disambut Jet Tempur dan Jabat Erat Prabowo, PM India Terpukau Tari Betawi
-
Prabowo Bakal Hadiri Puncak Harlah ke-28 PKB, Seluruh Pimpinan Parpol Diundang!
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Biang Kerok Blackout! Polri Bongkar Korupsi Batu Bara PLTU yang Bikin Listrik Padam Massal
-
WNI Tewas Mengenaskan di Jepang, Terduga Pelaku Diduga Tabrakkan Diri ke Kereta
-
Mahfud MD Heran Fenomena UU 'Simsalabim': Tiba-tiba Jadi, Kapan Dibahasnya?
-
Bulog Respon Cepat Masukan Masyarakat, Direktur Operasi Tinjau Penanganan Gudang Karawang
-
Dewan Pers Kabulkan Pokok Aduan Gus Ipul atas Artikel Opini yang Dinilai Menyudutkan
-
Rumor 'Orang Dalam' Bocorkan OTT Kuansing Mencuat, KPK: Itu Cuma Spekulasi!
-
Soroti Fenomena 'Rule by Law', Eks Ketua KY Sebut Hukum Dibajak Oligarki Demi Proyek Elite
-
Kemendagri Koordinasikan Usulan BSPS dari Daerah untuk Perkuat Program Perumahan
-
Bukan Cuma Jakarta, PM Narendra Modi ke Yogyakarta Demi Restorasi Candi Prambanan
-
Online Scam hingga Ancaman Privasi: Era AI Butuh Tata Kelola Ruang Digital Berbasis HAM