Suara.com - Belum ada informasi resmi yang datang ke rumah keluarga penumpang Malaysia Airlines (MAS) MH370 berjenis Boeing 777-400ER, di Citra Garden 5 Blok D 1/23, RT 11/10, Kamal, Kalideres, Jakarta Barat.
Ketua RT setempat, Fenny Suhendra (36), belum ada pihak manapun yang datang untuk memintai keterangan ke rumah yang ditinggali Ferry Indra Suadaya (41) dan Herry Indra Suadaya (34), dua dari tujuh WNI yang menmpang di pesawat tersebut. Dia menerangkan, dirinya baru mendapat informasi ditemukan penumpang pesawat tersebut dari media televisi.
"Belum ada pemberitahuan yang resmi," kata Fenny dihubungi suara.com, Selasa (25/3/2014).
Dia mengatakan, sejak informasi hilangnya pesawat tersebut, rumah keluarga kakak-beradik ini lebih sepi. Sebab, sejumlah keluarga yang tinggal di rumah itu memutuskan untuk pergi ke Malaysia untuk mengecek secara langsung.
"Di rumah sini sepi, kan beberapa orang keluarganya ke Malaysia untuk mengecek informasi itu sejak beberapa hari lalu," ujar Fenny.
Untuk diketahui, pesawat bernomor penerbangan MH370 berangkat dari Kuala Lumpur menuju Beijing. Namun, dalam perjalanannya, pesawat tersebut hilang di kawasan perairan Vietnam.
Berdasarkan analisis citra satelit dari Inggris, Pesawat Malaysia Airlines jenis Boeing 777-200ER yang hilang, akhirnya ditemukan di perairan Samudra Hindia bagian selatan atau sebelah barat Perth, Australia, pada Senin 24 Maret 2014.
Pesawat tersebut mengangkut 239 penumpang dari 14 negara. Tujuh di antaranya merupakan warga negara Indonesia. Ketujuh orang tersebut adalah, Wang Willy Surijanto, Ferry Indra Suadaya, Sugianto, Herry Indra Suadaya, Firman Chandra Siregar, Tanurisam Indrasuria dan Vinny Chynthyatio.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara