Suara.com - Jacob Spillers tengah menonton televisi bersama ayahnya, kakak laki-laki dan dua kakak perempuannya, akhir pekan lalu, ketika tanah longsor meluluhlantakkan rumahnya di desa Snohomish. Ayah dan saudara kandungnya masih hilang hingga kini.
Namun, tim SAR berhasil menemukan Jacob yang “terjepit’ di dalam lumpur. Rambutnya yang pirang berhasil menarik perhatian tim SAR. Posisi Jacob yang berada di kubangan lumpur itu terlihat oleh tim SAR dari atas helicopter yang melintas di atasnya.
Dari foto yang diunggah di laman Facebook tim SAR Snohomish, helikopter terbang rendah di atas Jacob sehingga sejumlah kru berhasil menyelamatkan bocah empat tahun itu. Salah satu tim SAR menggendong bocah yang ketakutan itu dan kemudian mengalihkannya kepada anggota tim SAR lainnya yang sudah menanti di dalam helikopter.
Seluruh tubuh Jacob penuh dengan lumpur dan dia hanya menggunakan celana pendek. Dia “terkunci” di dalam lumpur yang sudah mengeras. Ketika tim SAR berupaya menariknya, celana panjang yang dikenakannya tanggal.
“Tim kami tengah melakukan latihan pagi itu, 25 mil sebelah selatan lokasi longsor, dan bisa sampai di lokasi dalam waktu cepat,” kata tim SAR dalam laman Facebook.
Tanah longsor yang terjadi di desa Snohomish, Washington, Amerika Serikat terjadi hari Minggu lalu. 24 orang tewas dan ratusan lainnya masih belum ditemukan. Jacob menjadi korban pertama yang diselamatkan tim SAR dalam keadaan masih bernyawa. (Dailymail)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Ini Biadab! Kutuk Penyekapan Perempuan di Bandung, DPR Bakal Panggil Menteri PPPA ke Senayan
-
30 Kali Wajib Lapor Jadi Kunci Roy Suryo dan dr Tifa Lolos dari Sel Tahanan Jaksa!
-
Nadiem Makarim Akui Tak Yakin dengan Chromebook saat Meeting dengan Google
-
Pemerintah Usulkan RUU Pusat Finansial Internasional Masuk ke Prolegnas DPR
-
Sufmi Dasco Jamin Pemadaman Listrik Bergilir di Pulau Jawa Tak Akan Terulang, Intinya Kompak!
-
Kemendagri Beri Insentif Rp3 Miliar untuk Pemda Berprestasi di Papua
-
Prabowo: Tak Boleh Ada Daerah Tertinggal karena Jalan Rusak dan Akses Terbatas
-
Istana Monitor Dugaan Suap Pengurus BEM UBK Usai Demo dan Bertemu Wapres
-
Hak Hidup Dirampas! Kemenham: Penyekapan Perempuan 3 Tahun di Bandung Pelanggaran HAM Serius
-
Terungkap di Forum Mahasiswa, Begini Kronologi Terbongkarnya Kasus Dugaan Suap BEM UBK