Suara.com - Laju petenis Skotlandia Andy Murray di turnamen Sony Open terhenti di babak perempat final. Murray yang merupakan juara bertahan takluk di tangan mantan petenis nomor satu dunia Novak Djokovic.
Petenis Serbia itu hanya memerlukan dua set, 7-5, 6-3 untuk mengubur mimpi Murray mempertahankan gelar juaranya.
Namun, pertandingan antara Murray vs Djokovic diwarnai kontroversi keputusan wasit yang merugikan petenis Skotlandia itu. Insiden itu terjadi di set pertama ketika skor 5-6 dalam tie break. Wasit tidak melihat raket Djokovic telah melewati net dan tetap memberikan angka kepada petenis Serbia itu.
Murray langsung memprotes keputusan wasit itu. Namun, wasit berkeras tidak ada yang salah dengan pukulan pengembalian Djokovic. Untuk memastikan, Murray juga bertanya langsung kepada Djokovic.
“Dia mengaku bahwa raketnya telah melewati net, lalu saya protes kepada wasit,” ujar Murray.
Keputusan wasit yang kontroversial itu mempengaruhi permainan Murray. Akibatnya, Djokovic bisa dengan mudah memenangkan pertandingan hanya dalam waktu 1,5 jam.
Pertemuan antara Murray melawan Djokovic merupakan yang pertama sejak final Wimbledon tahun lalu. Ketika itu, Murray mengalahkan Djokovic dan menjadi petenis Inggris Raya pertama setelah Fred Perry pada 1936 yang bisa juara di Wimbledon. (AFP/Dailymail)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
DPR Ingatkan Pemerintah: Sengketa Lahan Tanah Abang Harus Tuntas Sebelum Bangun Rusun Subsidi
-
Beda Peran Laut Merah dan Selat Hormuz, Akan Ditutup Iran?
-
KPK Dalami Dugaan Pemerasan THR di Cilacap, 7 Pejabat Diperiksa sebagai Saksi
-
Update Kasus Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS: 3 Perwira dan 1 Bintara TNI Segera Disidang!
-
Dokumen Bocor, Iran Gunakan Satelit Mata-Mata China Untuk Perang Lawan Amerika Serikat
-
AS-Iran Mainkan 'Game of Chicken' di Selat Hormuz: Blokade Trump Terancam Jadi Boomerang
-
AS Memblokade Selat Hormuz tapi Malah Kehabisan Rudal, Kini Keteteran?
-
Iran Peringatkan Kapal Perang AS yang Blokade Selat Hormuz dalam Jangkauan Rudal
-
Zulhas Bongkar Penyebab Minyakita Langka, Ternyata Bukan Soal Stok
-
Bukan Rudal Iran! Warga Israel Kocar-kacir Diserang Hewan Kecil yang Diistimewakan Alquran