Suara.com - Petenis putri nomor dua dunia, Li Na kembali akan bertemu dengan petenis Slowakia, Dominika Cibulkova di turnamen Sony Open, di Miami, Amerika Serikat. Pertemuan itu terjadi setelah Li Na mengalahkan Caroline Wozniacki 7-5, 7-5 dan Cibulkova mengandaskan perlawanan Agniezka Radwanska 3-6, 7-6 (7-5) 6-3 di babak perempat final.
Duel antara Li Na melawan Cibulkobva merupakan ulangan final Australia Terbuka di awal tahun. Ketika itu, Li Na keluar sebagai pemenang. Dalam perjalanan menuju semifinal, Li Na belum kehilangan satu set pun. Dia mendapatkan bye di babak pertama lalu lawannya di babak kedua mengundurkan diri.
Praktis, Li Na baru bermain di babak ketiga. Di turnamen Indian Wells, dua minggu lalu, Li Na juga bertemu dengan Cibulkova dan berhasil menang tiga set. Meski berhasil menang dalam dua pertemuan terakhir, Li Na menilai bukan hal yang mudah untuk bisa mengalahkan Cibulkova.
“Pertandingan akan berjalan ketat. Saya pikir orang mengira partai nanti akan sama seperti final Australia Terbuka lalu, tetapi saya rasa tidak. Miami adalah Miami, karena Australia sudah berlalu,” ujar Li Na.
Sukses Cibulkova melaju ke semifinal Sony Open membuat peringkatnya naik dan menembus posisi 10 besar dunia. Dari delapan kali berpartisipasi di turnamen Miami Master, baru kali ini Cibulkova melaju hingga babak semifinal.
"Saya senang, terutama karena bisa lolos hingga semifinal,” ujar Cibulkova.
Dalam perjalanan menuju semifinal, Cibulkova mengalahkan dua mantan petenis nomor satu dunia yaitu Radwanska dan Venus Williams. (AFP/CNA)
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara