Suara.com - Tim peneliti dari Balai Arkeologi Ambon menemukan 15 situs perkampungan kuno di Pulau Fordata, Kecamatan Tanimbar Utara, Kabupaten Maluku Tenggara Barat.
"Semua wilayah di Fordata yang kami survei memiliki jejak peninggalan perkampungan kuno. Totalnya sekitar 15 titik perkampungan kuno yang potensial," kata Arkeolog Marlon Ririmas, di Ambon, Kamis (27/3/2014).
Ia mengatakan, Fordata merupakan pulau kecil yang terletak di sebelah utara Pulau Tanimbar, dan hanya dihuni oleh 5 desa.
Penemuan 15 situs permukiman kuno Fordata didapatkan saat survei yang dilakukan oleh Balai Arkeologi Ambon pada 11 Maret 2014. Hal itu dalam upaya pencarian jejak perkampungan kuno di Kepulauan Tanimbar bagian utara.
Permukiman kuno di Pulau Fordata berada di dataran tinggi dengan akses yang minimal, karakter masyarakat yang bermukim di 15 situs kuno identifikasi cukup defensif.
Masyarakat di 15 situs permukiman kuno pindah ke permukiman yang sekarang setelah adanya kebijakan pasifikasi oleh pemerintah kolonial Belanda, pada akhir abad ke-19 hingga awal abad 20.
Dari 15 pemukiman kuno yang ditemukan, tambah Marlon, situs Watueli yang merupakan bekas pemukiman masyarakat Desa Romeaan sangat potensial untuk diteliti. Hal itu dikarenakan adanya jejak-jejak penguburan tradisional, yakni tengkorak-tengkorak manusia dikumpulkan dalam satu lokus.
"Indikasi jejak-jejak penguburan tradisional cukup banyak di sekitar perkampungan kuno itu, ada penguburan sekunder, tengkorak-tengkorak dikumpulkan dalam satu lokus atau relung batu," ucapnya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Nama Djaka Budi Utama Masuk Surat Dakwaan Kasus Bea Cukai, KPK Akan Telusuri Keterlibatannya?
-
Di Balik Ledakan Belanja Online, Mengapa Transisi Kemasan Ramah Lingkungan Masih Berliku?
-
Gus Ipul Wanti-wanti Pengelola Sekolah Rakyat: Jangan Sampai Aset Negara Jadi Masalah
-
Harga Minyak Dunia Anjlok 6 Persen Usai Ketegangan AS-Iran di Selat Hormuz Mereda
-
Studi Ungkap Gunung Berapi yang Tidur Ribuan Tahun Ternyata Bisa Tetap Aktif: Mengapa?
-
Menaker: Sertifikasi Kompetensi Jadi Bukti Formal Penting Bagi Lulusan Magang
-
6 Fakta di Balik Bebasnya Piche Kota Indonesian Idol dari Tahanan Kasus Dugaan Pemerkosaan
-
Wabah Hantavirus di Kapal MV Hondius Memaksa Spanyol Ambil Tindakan Darurat Evakuasi Penumpang
-
Muatan Penumpang Disorot! Bus ALS Maut yang Tewaskan 16 Orang Angkut Tabung Gas hinga Sepeda Motor
-
Tragedi Bus ALS vs Truk Tangki di Sumsel: 16 Jenazah Tiba di RS Bhayangkara, Mayoritas Luka Bakar!