Suara.com - Tim Philadelphia 76ers akhirnya resmi mencatatkan diri di "buku rekor memalukan NBA", usai mengalami kekalahan beruntun ke-26, dalam laga di kandang Houston Rockets, Kamis (27/3/2014) waktu setempat. Dalam laga ini, Rockets menang dengan skor 120-98.
Dengan catatan ini, 76ers menyamai rekor terburuk NBA sebelumnya yang dibuat Cleveland Cavaliers pada musim 2010-2011 lalu.
Para pemain 76ers sendiri sebenarnya sudah bermain maksimal untuk terhindar dari kekalahan dalam laga ini. Sempat tertinggal 14 poin di awal, mereka berusaha keras mengejar hingga mampu menyamakan kedudukan 43-43 di pertengahan kuarter kedua. Namun Rockets kembali unggul hingga memasuki paruh kedua pertandingan dan akhirnya tak pernah terkejar lagi.
Rockets sendiri dengan demikian menambah rekor kemenangan kandangnya menjadi 11 laga beruntun. Mereka bahkan mencatatkan rekor tersendiri, menang di kandang 15-0 (jadwal total kandang) melawan seluruh tim Wilayah Timur, sesuatu yang terakhir kali dilakukan Dallas Maverick pada musim 2004-2005 lalu.
Dalam laga ini, guard Rockets, James Harden, mencatatkan triple-double yang kedua kalinya musim ini. Dia mencatatkan kontribusi 26 poin, 10 assist, serta 10 rebound, dengan rebound terakhir berhasil dilakukan tepat sebelum laga usai. Selain Harden, Dwight Howard turut berkontribusi besar bagi Rockets, dengan 17 poin dan 13 rebound.
Hasil pertandingan NBA pada Kamis (27/3) waktu setempat:
-Houston ROCKETS vs Philadelphia 76ers: 120-98
-Portland Trail Blazers vs Atlanta HAWKS: 100-85
-Milwaukee BUCKS vs LA Lakers: 108-105
-LA Clippers vs Dallas MAVERICKS: 109-103
*Nama tim dengan huruf KAPITAL = tuan rumah
(Reuters/Infostrada)
Berita Terkait
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
AQUA dan DBL Bersatu, Dukung Generasi Muda Tetap Prima di Lapangan
-
Drama Comeback dan Tangis Tuan Rumah Warnai Semifinal Campus League The Nationals 2026
-
Drama Balas Dendam dan Kejutan Besar Warnai Pembukaan Campus League The Nationals 2026
-
Nostalgia Final 1999: Rico Lubis Sebut NBA Finals 2026 Tanpa LeBron James Lebih Menarik
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK