Suara.com - Ina Groll, seorang bintang film porno cantik asal Jerman, memilih untuk fokus ke jalur kehidupan baru sejak Desember tahun lalu. Tepatnya, sosok yang konon sudah cukup dikenal di industri pornografi Eropa dan Jerman khususnya, ini memutuskan untuk aktif berpolitik --meski pilihan politiknya itu sendiri kontroversial.
Tepatnya, Groll sejak momen itu memutuskan untuk serius bergabung dengan Partai Demokratik Nasional (NPD), sebuah organisasi politik beraliran neo-Nazi di Jerman. Nyatanya, sebagaimana diberitakan sejumlah media, Minggu (30/3/2014), Groll tidak bisa berlama-lama juga aktif di partai di mana ia sempat diidolakan itu.
Belum lama ini, Groll yang banyak dikenal dengan nama Kitty Blair atau Miss Blair, itu akhirnya justru ditendang keluar dari partai tersebut. Masalahnya karena para simpatisan sekaligus pengurus partai rasis itu belakangan menemukan sebuah video porno yang dibintangi Groll, di mana sang aktris tampak berhubungan seks dengan seorang lelaki berkulit hitam.
Padahal dalam bulan-bulan belakangan, setidaknya lewat kehadirannya di jejaring sosial, Groll tampak sudah berusaha "sangat mendalami" peran barunya sebagai aktivis perpolitikan. Kerap kali di berbagai wadah, dia menuliskan seruan atau slogan-slogan penuh kebencian pada kalangan Muslim, gipsi, atau kaum imigran secara umum. Sementara di akun Facebook dan Twitter-nya, Groll mendeskripsikan diri sebagai sosok yang "free, sosialis & nasionalis".
Menurut laporan Daily Mail pula, film di mana Groll dianggap "melanggar garis idealisme" partainya itu kemungkinan bertajuk Kitty Discovers Spe**. Hanya saja, disebutkan bahwa film yang konon di industri pornografi memang dipromosikan cukup gencar, itu sebenarnya malah tak diberi tag "interracial" sama sekali.
Berdasarkan laporan Haaretz pula, film tersebut awalnya di-posting di sebuah forum diskusi milik pendukung partai sayap kanan itu. Konon pula, film itu dibahas di sana awalnya sebagai bagian dari "riset" partai. Nyatanya, bukan saja thread "riset dan diskusinya" yang kacau, pandangan para kaum muda neo-Nazi terhadap Groll sang idola, pun tentu harus seketika berubah setelah itu.
Sementara, soal bagaimana kelanjutan nasib Groll kemudian setelah ditendang oleh partainya, belum ada laporan lain. (Gawker)
Berita Terkait
-
Sesi Potret Erling Haaland Jelang Piala Dunia 2026 Panen Kritik Dianggap Fasis dan Neo Nazi
-
Sung Si Kyung Bantah Rumor Pacaran dengan Aktris Jepang Ayaka Miyoshi
-
Siasat Licik Host Akun K Cari Cuan, Paksa Talent Live Vulgar Pakai Kedok Challenge
-
Ternyata Bukan Tipe Jaim, Lim Ji Yeon Beberkan Cara PDKT Versinya
-
Simbol Nazi dan Pesan Anti-Islam Ditemukan di Mobil Pelaku Penembakan Masjid San Diego
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Merasa Dibohongi, Elza Syarief Mundur sebagai Pengacara Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya
Pilihan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
Terkini
-
Bansos Aman! Gus Ipul Jamin Efisiensi Anggaran Tak Pangkas Bantuan Rakyat
-
Penderita Fatty Liver Rasakan Manfaat Antrean Online Mobile JKN Saat Berobat
-
'Disentil' Sahroni di DPR, KPK Langsung Naikkan Usulan Anggaran dari Rp762 M jadi Rp989 M
-
Legislator Gerindra 'Semprot' Komnas HAM: Sebut MBG Langgar HAM Itu Keliru!
-
Evaluasi Haji 2026 di Hambalang: Prabowo Minta Fasilitas Hotel Ditata, Ongkos Dipangkas
-
Murid Sekolah Rakyat Lampaui Target, Kemensos Ajukan Tambahan Anggaran hingga Rp8 Triliun
-
Pigai Minta Tambahan Rp492,9 Miliar untuk Kementerian HAM, DPR Hanya Setujui Rp224,9 Miliar
-
Siapkan Dana Pendidikan Anak Tanpa Cemas, BRI Multiguna Tawarkan Pembiayaan Fleksibel
-
Kadistamhut DKI: Pungli di Pemakaman Jakarta Libatkan RT Hingga RW
-
Jaminan Sosial PRT Dinilai Masih Lemah, UU PPRT Dikhawatirkan Hanya Jadi Aturan di Atas Kertas