Suara.com - Kepolisian Malaysia memastikan bahwa tidak satupun penumpang terlibat dalam kasus hilangnya pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370. Polisi yakin, semua penumpang, yang berjumlah 227 orang, tidak melakukan pembajakan maupun sabotase.
Polisi juga memastikan, tak ada penumpang yang memiliki masalah psikologi sehingga berujung pada hilangnya pesawat.
"Hal itu sudah diumumkan," kata Kepala Kepolisian Negara Malaysia Khalid Abu Bakar seperti dikutip Bernama.
Sebaliknya, kini penyelidikan difokuskan pada pilot dan para kru kabin.
Para penyidik juga belum mengesampingkan kemungkinan adanya gangguan teknis yang mengakibatkan pesawat hilang. Semua bukti yang ada saat ini menunjukkan bahwa MH370 dirubah arahnya secara sengaja dari rute awalnya.
Sementara itu, pencarian MH370 di Samudera Hindia masih terus berlangsung. Sebanyak 10 pesawat dan 9 kapal ikut serta dalam pencarian itu. Tim pencari berpacu dengan waktu untuk menemukan keberadaan kotak hitam pesawat. Pasalnya, hanya dalam hitungan beberapa hari ke depan, kotak hitam akan berhenti memancarkan sinyal sehingga membuatnya sulit ditemukan. (Reuters)
Berita Terkait
-
Polisi Telusuri Asal Muasal Buah Manggis Sampai Makanan di MH370
-
Kasus MH370 Dibahas dalam Pertemuan Menhan se-ASEAN
-
Tragedi MH370, Kapal Selam Canggih Inggris Dikerahkan ke Samudera Hindia
-
Tragedi MH370, PM Malaysia Terbang ke Perth Hari Ini
-
Jet Pribadi Milik Sutradara "The Hobbit" Ikut Cari Pesawat MH370
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI
-
Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan