Suara.com - Sebuah pesawat jet pribadi milik sutradara kawakan Hollywood, Peter Jackson, dikabarkan turut serta dalam operasi pencarian pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370.
Otoritas Australia yang mengkoordinir pencarian MH370 mengatakan bahwa ada satu pesawat jet sipil yang dikerahkan untuk membantu menyisir lokasi pencarian di Samudera Hindia.
Sementara itu, setelah sebelumnya sempat menyangkal, juru bicara sutradara asal Selandia Baru itu akhirnya mengakui bahwa jet itu adalah milik Jackson, si sutradara peraih Oscar. Menurut lansiran New Zealand Herald, mengutip pernyataan si juru bicara, jet itu memang disewa otoritas Australia.
Radio New Zealand juga menyampaikan informasi serupa. Radio itu menyebut, Jackson, sutradara film "Lord of the Rings" dan "The Hobbit", secara pribadi mengizinkan pesawat jet jenis Gulfstream G650 nya digunakan dalam pencarian.
Dalam situs resminya, perusahaan pembuat Gulfstream mendeskripsikan pesawat itu sebagai "jet ultra cepat untuk urusan bisnis jarak jauh". Mereka juga mengklaim G650 sebagai produk unggulan perusahaan mereka.
Lebih lanjut, di situs tersebut tertulis pula bahwa jet itu mampu mengangkut 8 orang termasuk kru dan terbang sejauh 12.900 kilometer nonstop. (The Strait Times)
Tag
Berita Terkait
-
Belajar dari MH370, IATA Cetuskan "Live Streaming" Data Kotak Hitam
-
Suara Terakhir dari Kokpit MH370 Kemungkinan Bukan Kopilot
-
Pemerintah Malaysia Rilis Transkrip Komunikasi MH370 dengan Menara Kontrol
-
Oposisi: Pemerintah Malaysia Tak Serius Cari MH370
-
Tragedi MH370, Kepala DCA Minta Wartawan Pergi Saat Konferensi IATA
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Komisi III DPR Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Polisi Tangkap Pelaku
-
KAI Prediksi Puncak Arus Mudik 15 Maret 2026, Lebih dari 51 Ribu Penumpang Berangkat dari Jakarta
-
KPK Bawa Bupati Cilacap dan Sekda ke Jakarta Usai OTT, 13 Orang Diperiksa Intensif
-
Pesawat Tanker AS Jatuh di Irak, Amerika Sebut Kecelakaan tapi Iran Klaim Ditembak Rudal
-
Kebakaran Hebat di Tambora Jakbar, 25 Rumah Hangus dan 206 Warga Terpaksa Mengungsi
-
Andrie Yunus Disiram Air Keras, Menko Yusril: Pola Serangan Terencana dan Terorganisir
-
Serangan Brutal AS-Israel Sengaja Targetkan Anak-anak, Kemenkes Iran Rilis Data Mengerikan
-
Pakar UGM Kritik Serangan AS ke Iran: Ada Standar Ganda Soal Nuklir Israel
-
Solidaritas Tanpa Batas: Warga Iran Tetap Bela Palestina di Tengah Gempuran Rudal AS-Israel
-
GMNI Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Prabowo dan Kapolri Bertindak