Suara.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta kembali para Menteri dan Pimpinan Lembaga untuk mengutamakan produk makanan lokal dalam setiap jamuan pada setiap penyelenggaraan acara rapat, pertemuan, dan konferensi, baik dalam skala nasional maupun internasional.
Seskab Dipo Alam mengeluarkan Surat Bernomor B-178/Seskab/IV/2004 yang ditujukan kepada para Menteri Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II, Jaksa Agung, Panglima TMI, Kapolri, dan para Pimpinan Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK). Surat itu mengingatkan arahan Presiden SBY agar mengutamakan produk makanan lokal sebagai jamuan dalam setiap kegiatan Kementerian/Lembaga (K/L).
“Penggunaan bahan makanan lokal sebagai jamuan dalam setiap kegiatan Kementerian dan Lembaga merupakan wujud dukungan kepada para Petani dan Usaha Menengah Kecil dan Mikro (UMKM) pangan berbasis bahan baku lokal, serta sekaligus sebagai upaya untuk menjaga kelestarian dan meningkatkan kecintaan terhadap produk makanan lokal,” bunyi surat Seskab Dipo Alam tertanggal 3 April 2014 itu, seperti dikutip dari laman Setkab.go.id, Jumat (4/4/2014).
Untuk menyebarluaskan arahan Presiden itu, Seskab meminta Menteri Dalam Negeri (Mendagri) agar menyampaikan arahan pengutamaan makanan lokal sebagai jamuan dalam setiap kegiatan kepada Gubernur, Bupati, serta Walikota.
Selain itu, permintaan yang senada disampaikan Seskab Dipo Alam kepada Menteri BUMN Dahlan Iskan agar menyampaikan arahan Presiden SBY tentang pengutamaan makanan lokal tersebut kepada Komisaris dan Direksi BUMN. Tembusan surat Seskab Dipo Alam itu juga disampaikan kepada Presiden, Wakil Presiden, dan Menteri Sekretaris Negara.
Berita Terkait
-
Stop Stigma Anti-Negara! Kritik Bukan Ancaman, Semua Presiden Wajib Tunduk pada Konstitusi!
-
RM Cempaka Sari: Oase Kuliner Minang di Jambi yang Menjaga Keaslian Resep Turun-Temurun
-
Ayam Goreng Kian Beragam, Ini Tren Rasa yang Bertahan Lebih dari Satu Dekade
-
Menikmati Sensasi Bebek Bumbu Hitam Artomoro Jambi, Super Lembut dan Gurih
-
Produksi Sagu Tradisional Tetap Bertahan di Tulehu
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI
-
Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa
-
Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik
-
DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam
-
Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!
-
Bukan Merendahkan, Wamenaker Ungkap Alasan Batasi Aturan Outsourcing di 4 Jenis Pekerjaan
-
Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan
-
Muktamar PBNU dan Gertakan Cak Imin: Siapa yang Dianggap 'Main-main'?