Suara.com - Hasil penghitungan sementara yang dilakukan Center for Strategic and International Studies (CSIS) dan Cyrus Network menunjukkan calon legislatif dari Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) dan Partai Bulan Bintang (PBB) terancam tidak lolos ke DPR. Raihan suara partai-partai tersebut kurang dari 3,5 persen dari suara nasional seperti yang diamanatkan UU no 8 tahun 2012.
PBB meraih suara 1,8 persen, sedangkan PKPI meraih suara 1,3 persen dari suara nasional.
Sementara itu, PDIP untuk sementara berada di urutan teratas partai yang mengumpulkan suara terbanyak dengan angka 17 persen dari suara nasional diikuti Golkar (14,6 persen), Gerindra (11,7 persen), Demokrat (9,9 persen), PKB (8,4 persen), Nasdem (7,6 persen), PAN (7,6 persen), PPP (7,1 persen), PKS (6,6 persen) dan Hanura (6,1 persen).
Penghitungan cepat dilakukan dengan metode random sampling dengan tingkat partisipasi sementara 78,4 persen. Penghitungan dilakukan dengan mengambil suara di 2,000 TPS terpilih di 77 daerah pemilihan DPR RI di Indonesia.
Namun hasil tersebut masih sementara, hasil akhir penghitungan cepat yang dilakukan CSIS dan Cyrus Network akan diumumkan pukul 15.30 WIB. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
Terkini
-
Kasus Penyekapan di Bandung, Komnas Perempuan Sebut Ada Kekerasan Berbasis Gender yang Ekstrem
-
Ketua BEM FH UBK Akui Terima Uang untuk Geser Aksi dari Istana
-
Program Imunisasi Nasional Kekurangan Dana Rp 1 Triliun Akibat Pemotongan Anggaran
-
Dasco Soal Said Iqbal Jadi Penasihat Prabowo: Bukan Lemahkan KSPI, Justru Tambah Keras ke Pemerintah
-
Buntut Konflik dengan Ruben Onsu, Sarwendah Datangi Komnas Perempuan dan Buka Suara
-
PSI Lempar Isu Prabowo-Gibran 2 Periode, PDIP Beri Sindiran Pedas: Emang Pak Prabowo Mau?
-
Ini Biadab! Kutuk Penyekapan Perempuan di Bandung, DPR Bakal Panggil Menteri PPPA ke Senayan
-
30 Kali Wajib Lapor Jadi Kunci Roy Suryo dan dr Tifa Lolos dari Sel Tahanan Jaksa!
-
Nadiem Makarim Akui Tak Yakin dengan Chromebook saat Meeting dengan Google
-
Pemerintah Usulkan RUU Pusat Finansial Internasional Masuk ke Prolegnas DPR