Suara.com - Ketika para elite politik sibuk melakukan pertemuan untuk menjajaki kemungkinan koalisi, peserta konvensi calon presiden Partai Demokrat, Dino Patti Djalal, lebih memilih melanjutkan safari politik ke berbagai daerah.
Dino dijadwalkan berangkat ke Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Selasa (15/4/2014) usai memberikan kuliah umum di Universitas Bina Nusantara (Binus) Jakarta.
Dino direncanakan berada di NTT selama tiga hari, kemudian ia akan melanjutkan rangkaian safari politik dengan mengunjungi Jawa Tengah.
Di NTT, Dino akan memberikan kuliah umum di Universitas Mataram dan bersilaturahmi dengan kalangan pesantren dan tokoh masyarakat.
Menurut Dino, ia sama sekali tidak terpengaruh dengan berbagai manuver para capres dan elite partai yang tengah menjajaki kemungkinan koalisi.
Ia menegaskan rangkaian kunjungan ke NTT dan Jawa Tengah merupakan agenda yang sudah direncanakan sejak lama.
"Kunjungan itu sudah saya rencanakan sejak jauh jauh hari," tutur kepada suara.com melalui email.
Saat ditanya mengapa ia tidak melakukan pendekatan dengan capres-capres lain, Dino mengatakan, "Saya pilih berkoalisi dengan rakyat saja."
Menurut Dino, jauh lebih penting baginya menyapa rakyat di berbagai daerah dari pada tenggelam dalam hiruk pikuk politik di tingkat elite.
"Usai konvensi saya pun akan tetap mengunjungi berbagai daerah untuk menyebarkan semangat nasionalisme unggul," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Kejagung Sita Uang Tunai dan Emas di Kantor Tersangka TPPU Zarof Ricar
-
Amerika Serikat Siapkan 10.000 Tentara Tambahan Antisipasi Perang Lanjutan Melawan Iran
-
Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di UBL Memanas, Dosen Terduga Pelaku Laporkan Balik Mahasiswi
-
Walhi Soroti Pertemuan Satgas PKH dengan Gubernur Sherly Tjoanda, Ada Apa?
-
RUU Pemilu Jadi Tarik Ulur: Demokrat Nilai Tak Perlu Buru-Buru, Golkar Minta Segera Dibahas
-
Israel Diserang Jutaan Lebah, Warga Zionis Ketakutan Yakin Itu Kiriman dari Tuhan
-
Perang Bikin Harga-harga Naik, Kaesang Lobi Dubes Iran Buka Jalur Selat Hormuz untuk Pertamina
-
DPM Perdokjasi Resmi Bekerja Sama dengan 13 Asuransi untuk Perkuat Penilaian Klaim
-
Polisi Selidiki Kasus Begal Viral di Gunung Sahari Meski Korban Belum Melapor
-
Kemkomdigi Beberkan 7 Ancaman Digital yang Bisa Rusak Mental Anak: PP Tunas Hadir Untuk Melindungi