Suara.com - Peserta konvensi calon presiden dari Partai Demokrat, Dino Patti Djalal, merasa senang dengan keputusan Joko Widodo (Jokowi) menjadi calon presiden PDI Perjuangan karena hal itu akan menambah bobot kualitas Pemilu 2014.
"Dengan banyaknya tokoh-tokoh reformis yang maju, seperti Pak Jokowi, akan ada banyak pilihan bagi rakyat untuk memutuskan siapa pemimpin terbaiknya ke depan," kata Dino kepada suara.com, Selasa (18/3/2014).
Menanggapi wacana yang disampaikan sejumlah kalangan bahwa Dino merupakan tokoh yang paling layak menjadi calon wakil presiden mendampingi Jokowi di Pilpres 2014, Dino mengatakan untuk saat ini belum berpikir sampai ke arah itu.
"Saya masih berkonsentrasi pada konvensi Capres Partai Demokrat," kata Dino.
Dino sendiri mengatakan akan merangkul tokoh-tokoh reformis muda, meskipun berbeda partai. Tujuannya, agar ada sinergi membangun bangsa di antara pemimpin muda.
"Ego dan kepentingan partai harus diletakkan lebih rendah dari kepentingan bangsa dan negara," kata Dino yang sekarang sedang turun ke daerah-daerah untuk bertemu masyarakat.
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 4.734 Jiwa, 6.462 Orang Selamat
-
Indonesia Dinilai Terjebak 'Carbon Lock-in', Mengapa Target Energi Bersih Berisiko Sulit Tercapai?
-
Habis Serang AS, IRGC Iran Hasut Warga Yordania: Bebaskan Tanah Islam dari Penjajah Amerika
-
Militer AS 'Berencana' Langgar Konvensi Jenewa 1949, Ancam Stabilitas Dunia
-
Tanaman Malapari Berpotensi Jadi Komoditas Bioenergi, Bagaimana BRIN Dorong Pengembangannya?
-
Amerika Serikat Mau Hentikan Bantuan Rp 59,63 Triliun ke Israel
-
Babak Baru Kasus Nadiem Makarim, Sidang Banding Akan Digelar Awal Agustus
-
Usai Diambil Alih, Kawasan Hotel Sultan Akan Disulap Jadi Sumber Baru Pemasukan Negara
-
Dituding Penjahat Perang, Amerika Diadukan ke PBB Usai Serang Warga Sipil di Iran Selatan
-
Kondisi Remaja Korban Rudapaksa 27 Pria di Sampang Membaik, Korban Mulai Berani Bercerita