Suara.com - Peserta konvensi calon presiden dari Partai Demokrat, Dino Patti Djalal, merasa senang dengan keputusan Joko Widodo (Jokowi) menjadi calon presiden PDI Perjuangan karena hal itu akan menambah bobot kualitas Pemilu 2014.
"Dengan banyaknya tokoh-tokoh reformis yang maju, seperti Pak Jokowi, akan ada banyak pilihan bagi rakyat untuk memutuskan siapa pemimpin terbaiknya ke depan," kata Dino kepada suara.com, Selasa (18/3/2014).
Menanggapi wacana yang disampaikan sejumlah kalangan bahwa Dino merupakan tokoh yang paling layak menjadi calon wakil presiden mendampingi Jokowi di Pilpres 2014, Dino mengatakan untuk saat ini belum berpikir sampai ke arah itu.
"Saya masih berkonsentrasi pada konvensi Capres Partai Demokrat," kata Dino.
Dino sendiri mengatakan akan merangkul tokoh-tokoh reformis muda, meskipun berbeda partai. Tujuannya, agar ada sinergi membangun bangsa di antara pemimpin muda.
"Ego dan kepentingan partai harus diletakkan lebih rendah dari kepentingan bangsa dan negara," kata Dino yang sekarang sedang turun ke daerah-daerah untuk bertemu masyarakat.
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun
-
Divonis 9 Tahun Penjara, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Sebut Fakta Sidang Diabaikan
-
Ancaman Nyata dari AS hingga AI: Bagaimana RI Menjaga 'Benteng' Pembangunan Nasional di 2026?