Suara.com - Megan Huntsman, seorang perempuan asal Utah, Amerika Serikat dituduh membunuh tujuh bayinya dalam rentang waktu 10 tahun. Perempuan tersebut ditangkap menyusul penemuan tujuh mayat bayi di garasi rumah suaminya.
Adalah suami Megan yang pertama kali menemukan mayat tersebut di garasi rumahnya dan melaporkannya kepada polisi. Lelaki itu sudah tidak tinggal serumah dengan Megan setelah keduanya pisah ranjang. Polisi yang datang ke lokasi menemukan enam mayat bayi lain. Kesemuanya ditemukan dalam kotak-kotak kardus.
Menurut penyidik kepolisian, Megan Huntsman (39) sebelumnya tinggal di rumah tersebut bersama sang suami. Namun, tiga tahun yang lalu, Megan pergi, setelah pasangan itu pisah ranjang. Diduga, mayat-mayat itu adalah bayi yang ia lahirkan selama tahun 1996 hingga 2006.
Belum diketahui apa motif perempuan tersebut membunuh tujuh bayinya. Sementara dirinya membiarkan tiga anaknya yang lain tetap hidup dan tumbuh besar. Tiga anaknya yang dibiarkan hidup kesemuanya perempuan. Yang paling tua berusia sekitar 20 tahun, sedangkan yang termuda berusia 13 tahun.
Atas perbuatannya, Megan dijerat dengan enam pasal pembunuhan. (USA Today)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Anggota DPRD DKI beberkan kondisi memprihatinkan Flyover Pesing
-
Sekolah Rakyat Tuban Tunjukkan Dampak Positif, Sekolah Permanen Disiapkan
-
Ferdinand Hutahean: Penempatan Polri di Bawah Kementerian Bukan Solusi Benahi Keluhan Masyarakat
-
Usai Gelar Perkara, KPK Tetapkan Status Hukum Hakim dan Pihak Lain yang Terjaring OTT di Depok
-
KPK Geledah Kantor Pusat Bea Cukai dan Rumah Tersangka, Dokumen hingga Uang Tunai Diamankan
-
Indonesia Police Watch Tolak Wacana Polri di Bawah Kementerian: Akan Jadi Pembantu Politisi