Suara.com - Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat, mulai membangun halte penitipan sepeda di sejumlah ruas jalan utama kawasan setempat guna memudahkan pekerja bersepeda. "Tahun 2014 ini baru ada dua titik yang sudah kita bangun, yakni di Jalan Ahmad Yani dan Jalan Rawapanjang," kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi Supandi Budiman di Bekasi, Selasa (15/4/2014).
Menurut dia, halte sepeda ini akan diperbanyak pada tahun berikutnya di sejumlah jalur halte Angkutan Perbatasan Terintegrasi Busway (APTB). "Kita memang sengaja membangun halte sepeda, karena yang pertama untuk mengurangi kemacetan di Kota Bekasi agar masyarakat menggunakan sepeda," katanya.
Alasan lain untuk mengajak masyarakat Kota Bekasi bersepeda adalah untuk mengurangi polusi udara. Lokasi halte yang berada di pusat kota akan memudahkan pekerja bersepeda beralih menggunakan kendaraan umum seperti APTB, bus kota, taksi dan lainnya. "Kita sengaja memilih lokasi yang strategis agar memudahkan pesepeda menjangkau kendaraan umum," katanya.
Untuk pengamanan sepeda yang dititipkan, kata dia, Dishub tengah menjalin koordinasi dengan Satuan polisi Pamong Praja setempat untuk mengamankan lokasi penitipan sepeda tersebut.
Saat ini belum diputuskan apakah nanti di halte akan disiapkan petugas Satpol PP untuk menjaga sepeda yang dititipkan. Hal itu masih dalam pembahasan. Hanya saja masyarakat yang ingin menitipkan sepedanya, diminta membawa pengaman seperti gembok ketika sepeda diparkir di halte. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati
-
Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah
-
Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu
-
Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend